Iran Luncurkan Perdana Rudal Sejjil  ke Target Israel 

Irwan Rubrik
1404032901361479933179624
Penampakan rudal Sejjil Iran. (Dok. TasnimNews)

RUBRIK.co.id – Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) kembali melancarkan serangan rudal ke sejumlah target di wilayah Israel dalam gelombang ke-12 Operasi True Promise III, Rabu malam (18/6/2025). Untuk pertama kalinya, Iran menggunakan rudal berat dua tahap jarak jauh jenis Sejjil dalam serangan tersebut.

 

Dalam pernyataan resmi yang dirilis kantor hubungan masyarakat IRGC, pihaknya menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari aksi balasan terhadap agresi militer Israel terhadap wilayah Iran yang terjadi sejak 13 Juni lalu.

 

“Gelombang kedua belas Operasi True Promise III dimulai dengan peluncuran rudal Sejjil ultra-berat dan jarak jauh,” tulis pernyataan IRGC.

 

IRGC juga mengeluarkan peringatan keras kepada warga pemukim Israel di wilayah pendudukan Yerusalem (al-Quds), meminta mereka segera meninggalkan wilayah tersebut demi keselamatan.

 

“Pasukan Bersenjata Republik Islam Iran, yang didukung oleh rakyat Iran yang heroik, telah menghancurkan sistem pertahanan udara milik tentara Zionis dalam operasi-operasi sebelumnya. Kini, langit wilayah pendudukan terbuka lebar bagi rudal dan drone Iran,” lanjut pernyataan itu.

 

IRGC mengklaim serangan ini menargetkan pusat-pusat penting militer Israel, termasuk markas intelijen Mossad dan Aman serta pangkalan udara milik militer Israel.

 

Komandan IRGC sebelumnya telah memperingatkan bahwa “pintu neraka akan terbuka bagi Israel”. IRGC menyebut serangan ini akan terus berlanjut tanpa jeda, dengan sirene peringatan yang diklaim tidak akan berhenti berbunyi.

 

Sementara itu, Iran menyatakan bahwa serangan balik ini merupakan respons terhadap aksi sepihak Israel yang melakukan pengeboman terhadap fasilitas nuklir, militer, dan pemukiman warga sipil di Iran, yang menewaskan sejumlah tokoh penting, termasuk komandan militer, ilmuwan nuklir, serta warga sipil—lebih dari 50 di antaranya adalah perempuan dan anak-anak.

 

Iran menuding Israel telah melakukan agresi tanpa provokasi, dan menyebut Operasi True Promise III sebagai langkah pertahanan dan pembalasan atas serangan yang menewaskan para martir Iran. (**)