Harga Biji Kakao Turun,Petani di Bulukumba Beralih Tanam Merica

Irwan Rubrik
Ilustrasi Biji kakao (foto/int)

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Harga biji kakao mengalami penurunan di kabupaten Bulukumba, Sulawesi selatan sejak beberapa hari terakhir. jumat 20 Juni 2025.

Nurdin (46) petani biji kakao asal kecamatan Gantarang mengakui kalau sudah sepekan terkahir harga biji kakao mengalami penurunan yang sebelumnya Rp112 ribu rupiah turun menjadi Rp90 ribu rupiah perkilogram.

“Sudah satu minggu harga biji kakao turun tadi saja saya jual cuman Rp90 ribu rupiah satu kilonya,” Kata Nurdin.

Hal senada diutarakan oleh Sukmiati (40) petani kakao lainya mengaku terjadi penurunan harga biji kakao kering dari sebelumnya Rp112 ribu merosot ke harga Rp90 ribu perkilogram.

Sukmiati mengaku tidak mengetahui apa penyebab dari turunnya harga biji kakao di tingkat pedagang, namun dirinya mengaku kendati harga tidak stabil dirinya masih memilih bertahan dengan tanaman kakao miliknya.

” Banyak petani kakao yang beralih menanam merica di kebun, karena harga yang tidak stabil, tapi saya tetap setia bertahan dengan kakao,” Kata ibu rumah tangga ini.

Sementara itu H.Camma pedagang hasil bumi membenarkan turunnya harga biji kakao beberapa hari terakhir, namun dia mengaku tidak mengetahui apa penyebab turunnya harga.

“Turun harga dari biasanya berkisar Rp110 sampai Rp112 ribu satu kilo sekarang cuman Rp90 ribu perkilonnya,” Katanya.

Stok biji kakao dikalangan petani di wilayah kecamatan Gantarang terbilang kurang karena banyak petani yang dulunya menanam kakao beralih ke tanaman lain seperti cengkih, merica dan pala.

Adanya sejumlah petani yang memilih banting stir ke tanaman lain disebabkan masalah harga yang tidak bertahan lama.***