RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Sejumlah ruas jalan di beberapa wilayah pinggiran kota kabupaten Bulukumba, Sulawesi selatan tampak gelap gulita. Hal itu disebabkan lampu-lampu penerangan jalan umum (PJU) tak berfungsi sebagaimana mestinya. Sabtu malam 21 Juni 2025.
Pantauan rubrik.co.id PJU yang tidak berpungsi yakni di jalan poros Bulukumba-Sinjai tepatnya di jalan Pahlawan depan kantor polres. Puluhan lampu PJU di jalan tersebut tidak berfungsi yang menyebabkan jalan menjadi gelap.
” Sudah lama lampu jalan tidak menyala di jalan poros desa polewali ke Taccorong jalan menjadi gelap dan rawan terjadi kecelakaan,” Kata Fardi (35) pengendara asal kecamatan rilau ale yang melintas di lokasi.
Menurut Fardi dirinya juga merasa heran karena hanya beberapa lama PJU di lokasi tersebut berfungsi rusak kembali.
“Saya tidak tau dua malam menyala, mati sebulan, padahal anggarannya ada mungkin tapi entahlah kemana,” Kesal Fardi.
Sepanjang jalan depan polres sampai penurunan jembatan Kirasa batas desa Taccorong dan Pelambarae gelap gulita. Hanya sorot lampu dari kendaraan yang menerangi badan jalan. Kondisi demikian disebutkan telah berlangsung cukup lama, hingga membuat masyarakat dan pengguna jalan resah.
Tak hanya kecelakaan yang mengintai, menurut dia, kondisi jalan yang gelap memberi keleluasaan pula bagi pelaku kejahatan untuk beraksi.
“Jalau jalan gelap begini kan rawan pak, apalagi namanya begal-begal begitu kan kesempatan kalau kondisi jalan sepi, gelap,” ucapnya.
Arman (23) karyawan salah satu mini market di kota Bulukumba mengaku sangat kuwatir saat melintas di penurunan Kirasa dari arah kota Bulukumba saat malam hari kalau lokasi tersebut dikenal sangat rawan terjadi kejahatan malam hari sepeti begal.
” Harusnya pihak terkait tidak melakukan pembiaran seperti ini, jangan menunggu ada korban jatuh baru mau diperbaiki lampu penerangan jalannya,” Ucapnya.
“Penerangan di jalan itu sangat penting. Tetap hati-hati dan konsentrasi agar terhindar dari kecelakaan,” ujarnya.
Dia berharap agar dinas terkait tidak seolah-oleh tidak tahu dengan kondisi ini, jangan sampai korban berjatuhan baru mau bergerak melakukan perbaikan.***






