Korban Ledakan Bom di Kajang Pedagang Ikan Asin Lintas Negara 

Irwan Rubrik
Ketro: Penampakan rumah sebelum ledakan bom di Kecamatan Kajang dan foto semasa hidup korban

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Rumah dua lantai milik Jasma (50) yang berada di desa Lolisang kecamatan Kajang hancur usai ledakan bom ikan Selasa malam 1 Juli 2025 kemarin.

Rumah berwarna hijau yang berada di pemukiman padat penduduk seketika hancur di beberapa bagian usai peristiwa ledakan bom yang menewaskan pemilik rumah.

Serpihan tembok dan kaca berserakan di lantai, sejumlah perabot yang ada di dalam rumah korban juga ikut rusak akibat ledakan dasyat bom ikan.

Sejumlah tetangga korban mengaku sangat kehilangan sosok Jasma yang dikenal sebagai orang baik dan pekerja keras untuk menghidupi dua anaknya.

“Almarhum Jaso (panggilan keseharian korban) sangat baik terhadap kami tetangganya termasuk warga desa Lolisang,” Kata salah seorang tetangga korban.

Jasma meninggalkan dua anak yang telah ia besarkan seorang diri sejak menjadi janda. Salah satu dari mereka, putri bungsunya, baru saja ia nikahkan pada Desember 2024 lalu.

Korban menurut keterangan dari warga desa Lolisang berprofesi sebagai penjal ikan asin lintas negara.

” Dia bawa ke Malaysia, Kalimantan bahkan sampai Filipina,” ujar kata warga.

Terkait adanya dugaan Jasma memperjualbelikan bahan peledak untuk bom ikan, warga mengaku tidak mengetahui hal itu.

“Kalau masalah bahan peledak di dalam rumah Jaso kami tidak tahu, nanti almarhum meninggal dunia karena ledakan bom kami kaget karena selama ini beliau tidak terlihat aktivitas lain,” Ujarnya.

Sementera itu Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto membenarkan bahwa ledakan berasal dari bom ikan.

“Itu (ledakan) bom ikan di kampung nelayan,” kata Didik,” Saat dikonfirmasi wartawan.

Tim Gegana telah berada di lokasi sejak pagi dan terus melakukan pengamanan serta penyelidikan. Warga diimbau tetap menjauh dari area demi keselamatan.***