Diduga Bom Ikan akan Dijual Ke Bone, Tim Gegana Musnakan Sisa Bahan Peledak

Irwan Rubrik
IMG 20250703
Ketfo: Tim Gegana Brimob polda Sulawesi selatan saat meledak barang bukti di kecamatan Bonto bahari Kamis 3 Juli 2025

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Peristiwa ledakan bom ikan di desa Lolisang, kecamatan Kajang, kabupaten Bulukumba beberapa malam lalu diduga dirakit kemudian akan dijual ke kabupaten Bone, Sulawesi selatan. kamis 3 Juli 2025.

Informasi yang dikumpulkan rubrik.co.id menyebutkan kalau bom yang meledak dan menewaskan Jasmawati alias Juso (50) warga desa Lolisang diduga akan di jual kepada seorang ada di kabupaten Bone.

Bom ikan yang diduga sementara dirakit oleh korban Jusma alias Jaso meledak di dalam rumah dua lantai miliknya di desa Lolisang senin malam lalu 1 Juli 2025 sekitar pukul 21:25 wita.

Dansat Brimob Polda Sulawesi selatan Kombes Pol Heru Novianto diduga bom ikan yang meledak di dalam rumah warga di desa Lolisang, kecamatan Kajang diduga tidak untuk digunakan di Bulukumba namun untuk dijual ke seseorang pemesan di kabupaten Bone.

” Saya menerima informasi bahwa bahan peledak itu kemungkinan akan dijual ke Kabupaten Bone,” Kata Heru Novianto dikutip dari Tribun Bulukumba.com. Kamis 3 Juli 2025.

Bahkan Heru mengatakan kalau dirinya telah menyampaikan soal ini ke kapolres Bulukumba untuk terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa ledakan bom di Kajang.

Terkait informasi akan di jual ke Bone akurat masih sementara dilakukan penyelidikan lebih mendalam.” Kata Heru.

Sementara itu kepolisian polres Bulukumba, Gegana dan tim forensik polda Sulsel telah melakukan pemusnahan barang bukti alat dan sisa bahan peledak yang disita dari rumah milik Jusma alias Juso telah di musnakan di wilayah Kecamatan Bonto bahari. Kamis pagi 3 juli 2025.

“Polres bersama tim gegana telah memusnahkan barang bukti di Kecamatan Bonto bahari,” Ujar Kasi Humas Polres Bulukumba AKP H.Marala.

Lokasi pemusnahan barang bukti yang disita tim gegana di rumah korban ledakan bom ikan di musnakan ditempat yang jauh dari pemukiman warga.***