RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- RN (25) ibu muda asal kecamatan Ujung Loe yang videonya viral karena diusir oleh mertua kembali mengeluarkan pengakuan mengejutkan.
Kepada rubrik.co.id, RN mengaku telah menjalani rumah tangga dengan suami berinisial FD selama 7 tahun dan belum dikaruniai keturunan atau anak.
“Usia perkawinan saya dengan suami (FD) berjalan tujuh tahun,belum dikaruniai seorang anak,”ujarnya.
Kepada wartawan RN mengaku selama tujuh tahun menjalani rumah tangga dengan FD mengaku sering mendapatkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) selama berada di perantauan.
RN merantau ke kalimantan untuk mengadu nasib bersama FD pada tahun 2018 selama enam tahun di perantauan dia kerap mendapatkan perlakuan pemukulan dari suaminya, namun ini tidak pernah mau dia sampaikan kepada orang tua dan kerabat di kampung halaman.
“Enam tahun sama merantau saya beberapa kali alami kekerasan fisik dari FD, tapi saya bertahan tidak bicara sama siapapun karena beberapa alasan yang tidak mau saya utarakan disini,” Ucap RN.
Selama enam tahun di perantauan RN mengaku hampir tiap bulan mengirim uang ke mertuanya ditabung untuk membeli tanah untuk dibaguni rumah.
Bahkan RN mengaku uang arisan di perantauan juga dikirim ke mertuanya untuk ditabung.
” Saya tiap bulan kirim uang ke mertua untuk tabungan karena setelah pulang dari rantau saya mau bangun rumah diatas tanah yang saya beli bersama suami,” Kata RN.
Kendati kerap mendapatkan perlakuan fisik dari suami dia mengaku sabar dan tetap bertahan.
“Saya tetap bertahan di perantauan karena saya yakin nanti suami saya bisa berubah,” Kata RN lagi.
Nanum setelah tujuh tahun lamanya merantau, dia dan suaminya kemudian kembali ke kampung halaman dengan niat untuk membangun rumah.
Harapan dan cita-cita untuk membangun rumah diatas tanah sendiri kandas di jalan karena uang yang puluhan juta sudah dikirim tidak dibelikan tanah.
Setiap kali dia minta uang ke mertuanya selalu tidak ada dan bahkan sampai dia diusir dari rumah dia tidak pernah tau dimana uang tersebut.
Saat ini dia mengaku sedang berada di rumah tantenya di kecamatan Ujung loe pasca dia diusir mertua sendiri.***






