RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Jembatan Bungen, Desa Bialo, kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba yang putus akibat luapan air sungai membuat aktivitas warga terganggu. Sabtu 5 Juli 2025.
Kepala desa Bialo Miftahuddin yang dikonfirmasi wartawan sabtu malam 5 Juli 2025 membenarkan kalau jembatan Bungen yang menghubungkan beberapa perkampungandi wilayahnya terputus akibat bencana banjir.
Miftahuddin mengatakan kalau saat ini ada sekitar 500 orang warga terisolir akibat putusnya jembatan.
500 Warga Terisolir Akibat Jembatan Putus
“Akibat jembatan Bungen aktivitas warga terganggu, akses jalur terputus,” Katanya.
Sementara itu bukan hanya di jembatan Bialo , namun ada dua lainya yang dilaporkan putus termasuk salah satu jembatan di Desa Borong Loe.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan bencana alam terjadi di kabupaten Bulukumba, mulai dari bajir hingga longsor.
Banjir Rusak Lahan Pertanian dan Ternak Warga
Banjir dari luapan air sungai juga di laporkan merusak rarusan hektar lahan pertanian warga yang ada dibantarkan sungai.
Di Desa Bijawang puluhan hektar tanaman padi milik petani terendam banjir dari luapan air sungai.
Bahkan dilaporkan ada beberapa ekor sapi dilaporkan hanyut terbawa arus air sungai.
Kepala Bidan Logistik dan Kedaruratan BPBD Bulukumba Andul Haris mengatakan banjir bukan hanya merusak fasilitas pemerintah, bahkan juga merusak tanaman pertanian milik petani di beberapa desa.
Salah satunya sawah pertanian yang ada dibantarkan sungai Bijawang yang rusak akibat terendam luapan air.
Bukan hanya itu, bahkan ada beberapa laporan yang masuk kalau ada ternak milik warga yang diduga hanyut terbawa arus air sungai.
Untuk saat ini BPBD masih melakukan siaga apabila kembali terjadi bencana susulan di kabupaten Bulukumba. ***






