RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Hujan yang mengguyur kabupaten Bulukumba beberapa hari lalu yang sempat menyebabkan banjir. membawa berkah tersendiri bagi para pencari sidat.
Warga yang pencari ikan sidat hanya hanya bermodalkan memasang jaring di aliran sungai saja, maka para pencari dengan mudah menangkap sidat dari alam.
Dari informasi yang dihimpun rubrik.co.id harga sidat tergolong sangat mahal bila dibandingkan dengan jenis ikan air tawar lainnya.
Takdir (45) warga asal desa Palambarae, kecamatan Gantarang mengatakan harga ikan sidat sangat mahal karena selain susah untuk didapatkan juga sudah jarang ditemukan.
“Harga sidat tergantung dari besarnya, ukuran besar seperti lengan orang dewasa harganya bisa mencapai Rp300 ribu sampai Rp500 perekor, ujar Takdir.
Menurut Takdir dengan becana banjir dari luapa air sungai banyak ikan sidat yang berukuran besar bisa didapatkan oleh pencari ikan menyerupai belut tersebut.
“Saya kemarin dapat dua ekor ukuran sedang di aliran sungai Bijawang, langsung dibeli oleh warga yang melintas di jembatan Rp200 ribu perekor,” kata Takdir.
Bukan hanya Takdir warga desa Bontonyeleng, Hasdi mengaku dengan naiknya air sungai maka untuk mendapatkan ikan sidat terbilang mudah.
“Tinggal pasang pancing, sama jaring di titik aliran air yang keruh bisa dapat ikan sidat,” kata Hasdi.
Ditambahkan Hasdi banjir yang terjadi beberapa hari lalu, membawa keberuntungan bagi warga pencari ikan sidat. ***






