Daerah  

Relokasi Pasar Cekkeng Kasuara, Antara Protes Pedagang dan Keluhan Macet

Irwan Rubrik
IMG 20250708
Ketfo : Diskusi sejumlah aktivis di Bulukumba yang membahas masalah penomena pasar Cekkeng Kasuara

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Rencana Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk merelokasi Pasar Cekkeng Kasuara terus menuai pro dan kontra. Selasa 8 juli 2025.

Upaya relokasi ini ditentang keras oleh para pedagang dan Lembaga L-PATI, yang menilai kebijakan tersebut akan “membunuh” mata penc pencarian masyarakat. Namun, di sisi lain, sejumlah pengguna jalan menyuarakan keluhan mereka mengenai kemacetan dan ketidaknyamanan yang diakibatkan oleh keberadaan pasar tersebut.

Perdebatan mengenai relokasi ini menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial, termasuk grup-grup WhatsApp di Bulukumba.

Dukungan dari berbagai kalangan pemerhati pun beragam; ada yang sepakat dengan relokasi, bahkan ada pula yang sangat berharap pasar dipindahkan ke lokasi yang lebih layak, bersih, dan modern, jauh dari kesan kumuh.

Meskipun aksi unjuk rasa terus berlanjut, tidak sedikit masyarakat yang mendukung langkah pemerintah untuk merelokasi pasar. Mereka berpendapat bahwa kondisi pasar saat ini terkesan kumuh, mengganggu arus lalu lintas, dan menjadi penyebab kemacetan.

Dalam sebuah diskusi di warkop Titik Nol yang dihadiri beberapa pemerhati seperti Muh Darwis dari Lidik Pro, Hariyanto Syam dari L-PBB, Akhmad Gasali dari GBNN, serta perwakilan media, menyuarakan harapan agar pemerintah dapat mengadakan diskusi terbuka. Mereka mendesak pemerintah untuk memberikan pemaparan yang jelas mengenai dampak dan manfaat relokasi bagi para pedagang.

“Kami semua mendukung perjuangan saudara-saudara pedagang dan Lembaga L-PATI. Namun, kita juga harus mendengar maksud dan tujuan relokasi Pasar Cekkeng Kasuara ini,” ujar salah seorang pemerhati. Mereka juga menuntut kejelasan mengenai lokasi baru, mekanisme pemindahan, fasilitas yang akan diterima pedagang, biaya sewa lapak, serta retribusi lainnya yang menjadi tanggung jawab pedagang.

Ketua GBNN kabupaten Bulukumba Ahmad AlGhazali pemerintah melalui dinas perdagangan,untuk melakukan identifikasi pelaku pasar yang ada dicekkeng kasuara,apa solusi terbaik yang disepakati pelaku pasar dan pemerintah sehingga permasalahan ini fokus kepersoalan pasar cekkeng,tidak bias kemana mana apa perlu memang direkolasi atau ada solusi kompensasi atau pendekatan yang humanis.***