RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Kasus kebakaran yang terjadi di dusun Bukit Madu, Desa Bontomagirin, Kecamatan Bulukumpa, kabupaten Bulukumba yang menewaskan Nurbaeni (49) dan anak perempuannya, Nuraila (15),Kamis 5 Juli 2025 lalu memasuki babak baru.
Pihak keluarga korban resmi melapor ke polisi terkait adanya dugaan kasus perencanaan pembunuhan terhadap korban dengan modus kebakaran.
Ambo, kerabat korban dikabarkan telah mendatangi kepolisian polres Bulukumba beberapa hari lalu untuk melaporkan dugaan tewasnya kedua korban secara mencurigakan.
Kerabat korban mengatakan kalau Nurbaeni (49) dan anak perempuannya, Nuraila (15) mengalami luka dibagian perut dengan kondisi usus terburai diduga di bunuh.
Hal ini membuat pihak kerabat korban tidak terima dan melaporkan dugaan kasus pembunuhan berencana ini ke polisi .
“Kami meyakini kalau kedua korban bukan hanya tewas dalam musibah kebakaran, namun diduga tewas dianiaya,” kata Ambo.
Bahkan Ambo bersedia untuk dilakukan otopsi terhadap mayat korban yang sudah di makamkan beberapa waktu lalu , untuk membuktikan keganjalan terhadap tewasnya korban.
“Yang mengganjal di keluarga adanya luka dibagian perut hingga usus keluar , bukan murni luka bakar,”tegas Ambo.
Selain luka di perut korban yang ditemukan dalam kamar tubuhnya mengalami luka bakar akibat peristiwa kebakaran rumah.
“Yang menjadi tanda tanya dalam keluarga selain luka bakar ada juga luka dibagian perut dengan kondisi usus keluar,” Ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba Iptu Muh Ali mengatakan kalau memang keluarga korban kebakaran yang menewaskan Nurbaeni (49) dan anak perempuannya, Nuraila (15) mendatangi polres Bulukumba untuk berkoordinasi dan menyampaikan sejumlah informasi tentang ketidakwajaran meninggalnya kedua korban .
Kerabat korban menduga meninggal bukan hanya karena kebakaran, namun karena dugaan penganiayaan dengan melihat kondisi luka di tubuh.
“Bukan melapor kerabat korban datang untuk berkoordinasi dengan polisi, terkait adanya keganjalan daman peristiwa itu, dan kami sudah terimah semua informasi dari mereka,” ujar Ali sapaan akrab Kasat Reskrim kepada rubrik.co.id, Rabu 9 juli 2025.
Pihak kepolisian telah menampung semua laporan dan informasi yang diberikan pihak keluarga korban dan ini akan didalami.
“Kita akan dalami informasi yang diberikan kerabat korban,” tutup mantan Kanit Tipikor Polres Bulukumba ini.***






