Putra dan Putri Kelahiran Bulukumba Sukses Berkarir di Perantauan

Irwan Rubrik
Putra dan putri kelahiran Bulukumba sukses berkarir di luar daerah
Ketfo : Andi Reny Rummana Kajari Donggala , AKBP Muhammad Husni Ramli Kapolres Pangkep dan Andi Irfan Untung Kajari Majene

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Dari banyak putra dan putri kelahiran Bulukumba, Sulawesi Selatan ada tiga orang yang saat ini menyita perhatian karena berhasil sukses berkarir di luar tanah kelahirannya.

Ketiga orang ini adalah AKBP Muhammad Husni Ramli yang sebelumnya pernah menjabat orang nomor satu di tubuh kepolisian polres Luwu Utara (Lutra) dan sekarang bergeser menjadi Kapolres Pangkep .

Karier AKBP Muhammad Husni Ramli dan Andi Reny Rummana

Husni Ramli adalah putra kelahiran Bulukumba mengeyam pendidikan terkahir SMAN 1 Bulukumba tahun 2000 silam.

Putra Alhamrum H Muh Ramli ini banyak berkarir diluar Bulukumba bahkan pernah menduduki jabatan penting di sejumlah wilayah termasuk kesatuan Polairud mabes polri.

Lain halnya dengan Andi Reny Rummana perempuan kelahiran Bulukumba 16 September 1974 lalu tepatnya di desa Bontobulaeng resmi menjabat sebagai kepala kejaksaan negeri (Kajari) Donggala, Sulawesi Tengah.

Anak mantan wakil bupati Sidrap, mantan anggota DPRD Bulukumba H Andi Ridwan priode 2014 serta sejumlah jabatan penting almarhum orang tuanya yang membuat Andi Reny banyak menempuh pendidikan sekolah di luar Bulukumba.

Sebelum menjabat sebagai Kajari Donggala Andi Reny sudah malang melintang di sejumlah jabatan penting diantaranya kasi Pidum Kejari Bulukumba Kasi Datun, Kasi Pidsus, Koordinator Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dan akhirnya dipercaya menjadi Kajari perempuan pertama di kabupaten Donggala Sulawesi Tengah.

Perjalanan Karier Andi Irfan Untung di Kejaksaan

Andi Irfan Untung putra mantan sekertaris daerah (Sekda) kabupaten Bulukumba Andi Irfan Andi Untung ditunjuk oleh kejaksaan tinggi Republik Indonesia untuk menduduki jabatan Kepala Kejakasaan Negeri (Kajari) Majene, Sulawesi Selatan.

Andi Irfan Untung mengawali karier diluar tanah kelahirannya sebagai pegawai tata usaha di Kejari Sengkang tahun 2003, selanjutnya, pria kelahiran 11 November Tahun 1978 ini,  menjabat Kepala Seksi Intelijen Kejari Sidrap, lalu dimutasi menjabat Kasi Intelijen Kejari Bantaeng, Kacabjari Maros di Camba, kemudian Kacabjari Makassar di Pelabuhan Makassar.

Tidak sampai disitu dari Kacabjari Pelabuhan, Andi Irfan bergeser ke Kejati Sulsel menduduki posisi Kepala Seksi Tindak Pidana Orang dan Harta Benda serta Kasi Tindak Pidana Terorisme dan Lintas Negara di Kejati Sulsel.

Andi Irfan menempuh pendidikan Sekolah Dasar di Kabupaten Bulukumba , kemudian SMP pesantren Immim dan Melanjutkan SMA 2 Makassar , setelah selesai menempuh pendidikan SMA, Andi Irfan kemudian melanjutkan kuliah disalah satu kampus ternama di Makassar dengan mengambil jurusan hukum.***