Protes Warga Terkait Penyaluran Bantuan, Begini Jawaban Kades Bontobiraeng Kajang

Irwan Rubrik
Warga Desa Bontobiraeng memprotes penyaluran bantuan sosial
Ilustrasi

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Protes yang dilontarkan warga terkait dengan sistem pembagian bantuan di desa Bontobiraeng, kecamatan Kajang, kabupaten Bulukumba yang dinilai mengudang tanda tanya disebabkan setiap bantuan sosial (Bansos) diserahterimakan di rumah pribadi kepala desa bukan di kantor.

Bahkan sejumlah warga di desa tersebut diduga mendapatkan arahan dari kepala desa untuk memilih kembali pada Pilkades mendatang sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan.

Warga Pertanyakan Mekanisme Penyaluran Bantuan Sosial

Hal ini mendapatkan tanggapan dari kepala desa Bontobiraeng Baharuddin yang baru bisa dikonfirmasi terkait informasi tersebut.

Kepada rubrik.co.id, Baharuddin mengatakan kalau tidak selamanya bantuan Sosial untuk warga diserahkan di rumah pribadinya , namun bisa juga di kantor desa.

Menurut Baharuddin kalau pembagian bantuan dianggap rawan maka pembagian bantuan tersebut dibagikan di rumahnya.

“Kalau pembagian ini rawan terjadi keributan atau protes makanya saya ambil inisiatif untuk membagikan di rumah saja,” kata Baharuddin, Jumat 1 Agustus 2025.

Bukan hanya itu bantuan berupa beras Bulog tidak disimpang di kantor dikarenakan beberapa alasan diantaranya di kantor desa banyak tikus, masuk air bahkan sering kecurian.

“kenapa saya tidak simpang beras di kantor karena banyak tikus, masuk air dan biasa banyak pencuri beras karena tidak yang jaga kantor kalau malam hari,” Ujarnya.

Baharuddin juga mengaku kalau tidak tahu kalau beras dilarang disimpang di rumah pribadi harus dikantor dan dibagi di sekitar rumah kades yang aman.

“Saya tidak tau kalau ada larangan menyimpan beras bantuan di rumah dan dibagikan untuk warga penerima,” katanya lagi.

Bahkan Baharuddin menyebut kalau kondisi kantor desa Bontobiraeng saat ini sudah sangat memprihatikan selain sudah tidak layak ditempati untuk bantuan ditambah atas kantor sudah bocor sehingga saat musim hujan air masuk.***