Besok, Wanita Terkaya di Sulsel Dilantik Jadi Kepala Daerah 

Irwan Rubrik
Naili Trisal Wali Kota Palopo terpilih Sulawesi Selatan
Ketfo: Naili Trisal Wanita terkaya di Sulawesi Selatan akan dilantik jadi kepala daerah (foto-int)

RUBRIK.co.id, SULSEL – Walikota dan wakil walikota Palopo , Sulawesi Selatan Naili dan Akhmad Syarifuddin Daud akan dilantik Senin 4 Agustus 2025 oleh gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Kantor gubernur.

Nama Naili menjadi buah bibir di Sulawesi Selatan karena dinobatkan sebagai wanita paling terkaya di Sulawesi Selatan.

Pada Pemilihan Suara Ulang (PSU), pasangan Naili – Akhmad Syarifuddin memenangkan Pilkada Palopo.

Naili Trisal Menang PSU Pilkada Palopo

Pasangan Naili – AKhmad Syarifuddin Daud meraih suara 47.349 suara atau 50,53 persen.

Disusul paslon nomor urut 2, Farid Kasim-Nurhaenih, dengan 35.058 suara atau 37,41 persen.

Paslon nomor urut 3 Rahmat Masri Bandaso-Andi Tenri Karta, memperoleh 11.021 suara atau 11,76 persen. Dikutip dari situs Tribun Timur.com, Minggu 3 Agustus 2025.

Perempuan bernama lengkap Naili Trisal lahir di Palopo 27 Juli 1981 silam. Walikota Palopo terpilih ini merupakan Komisaris disejumlah perusahaan besar diantaranya komisaris Utama PT Aweidha Maritim Utama, PT Aweidha Global Indonesia, PT Aweidha Ship Management, Majority Stakeholder di Aweidha Group.

Yang paling mencengangkan adalah Naili merupakan kepala daerah terkaya di Sulsel harta kekayaannya mencapai Rp981 miliar dari hasil laporan LHKPN.

Kekayaan Naili Trisal Tertinggi di Sulawesi Selatan

Terpilihnya Naili sebagai wali kota Palopo telah mengukir sejarah sebagai perempuan pertama memimpin Palopo, tapi juga sebagai pemilik kekayaan tertinggi di antara kepala daerah lain di Sulsel

Naili menggeser posisi ini sebelumnya selama lima tahun terakhir dipegang oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf.
Pengusaha kapal dan ekspor itu uturun ke urutan kedua.

Muchtar Ali Yusuf, yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha alat berat dan pelayaran, tercatat memiliki harta kekayaan sekitar Rp266 miliar.***