Dodol Balibo Lima Tahun Manjakan Lidah Warga Bulukumba

Irwan Rubrik
Dodol Balibo produk khas Desa Balibo Bulukumba
Ketfo : Universary Dodol Balibo diadakan di Bira , kecamatan Bontobahari

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Makanan dodol Balibo Kindang, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan merayakan anniversary ke 5 tahun.

Usaha jualan yang dirintis sejak tahun 2021 silam bukan hanya di jual di kabupaten Bulukumba, namun sudah merambah sampai diluar Sulawesi Selatan , dari Kalimantan hingga papua.

Berbicara soal dodol pasti terlintas di pikiran sebagai orang adalah Garut Jawa Barat , tapi ini tidak ini makanan yang diproduksi oleh masyarakat di Desa Balibo, kecamatan Kindang.

Dodol Balibo Produk Khas Desa Balibo Kindang

Dodol di setiap daerah memiliki penamaan yang sangat bervariasi. Kemiripan makanan ini ada pada warna dan teksturnya yang kenyal. Perbedaan setiap daerah biasanya berupa bahan pembungkus dodol, serta perisa rasa lainnya.

Sukirman pemilik usaha dodol mengaku memberikan nama dodol Balibo karena makanan yang penuh rasa ciri khas tersebut diproduksi di dimana dia berdomisili.

“Saya tinggal di desa Balibo, kecamatan Kindang dan dibuat disini, makanya kami beri nama dodol Balibo,” kata Sukirman.

Dodol Balibo ini dijual dengan cara door to door dan pengiriman ke luar daerah diantaranya Kalimantan, sampai ada yang di jual sampai Papua.

Lima Tahun Dodol Balibo Tembus Pasar Luar Daerah

“Alhamdulillah tak terasa dodol Balibo kindang memasuki usia 5 tahun
Produk khas oleh oleh Bulukumba
Dodol Balibo kindang, yang di produksi oleh warga desa Balibo produk dodol yang di rintis sejak tahun 2021,” kata Salam.

Ditambahkan Salam saat ini dodol Balibo kembali menawarkan varian baru yang saat ini tengah dijual keliling dengan cara door to door .

Melalui usaha yang dirintis Sukirman, lanjut Salam menjadi kebanggaan tersendiri karena juga sedikit mengurangi angka pengangguran di desanya.

Untuk menjaga kualitas rasa, dalam pengolahan makanan tradisional tersebut, dodol Balibo diproduksi secara tradisional, mulai cara masaknya yang menggunakan kayu bakar, serta menggunakan alat-alat tradisional lainnya.***