RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Bibit padi yang dibagikan pemerintah kepada petani di sejumlah wilayah di kabupaten Bulukumba rusak diserang hama dan terancam gagal panen.
Hal ini terjadi di desa Bontonyeleng, kecamatan Gantarang, sejumlah tanaman padi mereka yang sudah siap panen tiba-tiba diserang hama yang menyebabkan biji padi rusak.
Jamaluddin petani asal desa Bontonyeleng kepada rubrik.co.id kalau tanaman padi miliknya yang sudah berbuah tiba-tiba rusak akibat diserang hama, padahal bibit tanaman padi tersebut adalah bantuan dari pemerintah.
Petani Bontonyeleng Keluhkan Bibit Padi Bantuan Diserang Hama
“Bibit yang saya tanam ini adalah bantuan dari pemerintah, tapi biji yang sudah keluar rusak akibat serangan hama,” ujarnya.
Dia menambahkan bukan hanya dirinya bahkan hampir semua petani yang menanam bibit bantuan pemerintah di desa Bontonyeleng terancam gagal panen akibat serangan hama.
Jenis ibit padi Inpari 32 yang dibagikan pemerintah kepada petani saat belum mengeluarkan biji (berbuah) kondisi pertumbuhannya sangat baik, namun seiring berjalannya waktu tiba-tiba biji padi rusak k
di serang hama.
Menurut Jamaluddin kalau hama yang menyerang tanaman padi petani diduga adalah jenis hama busung leher. Hama ini menurutnya bukan menyerang batang namun langsung merusak biji padi.
Lanjut Jamaluddin kalau petani yang menanam padi bukan dari bibit pemerintah tidak rusak, padahal bibit tersebut tidak melalui pengujian laboratorium.
Tim dari Dinas pertanian bersama penyuluh telah turun melakukan pemeriksaan,namun dia menyakini sudah tidak ada solusi dan sudah bisa memastikan sejumlah petani akan merugi karena biji padi sudah rusak diserang hama.
Petani Nilai Penanganan Terlambat, Kerugian Tak Terhindarkan
“Sudah lambat untuk ditangani, karena hama sudah penyakit sudah merusak biji padi” ucap Jama.
Berbeda dengan bantuan bibit jenis inpari 32 musim sebelumnya, tanaman petani tumbuh subur dan tidak terserang hama penyakit.
Sementara itu Harmi IRT yang juga berprofesi sebagai petani mengalami hal serupa. Biji padi yang siap panen tiba-tiba diserang hama penyakit.
“Saya juga tanam bibit dari bantuan pemerintah, tapi saat mengeluarkan buah langsung rusak diserang hama,” ujarnya.
Dirinya menyakini dengan serangan hama ini dia dan sejumlah petani terancam gagal panen tahun ini. ***






