Tanaman Padi Dari Bantuan Pemerintah Diserang Hama, Ini Tanggapan Dinas Pertanian

Irwan Rubrik
tanaman padi bantuan pemerintah diserang hama di Bulukumba
Ilustrasi hama penggerek pohon (foto-int)

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Serangan hama terhadap sejumlah tanaman padi petani yang dari bibit bantuan pemerintah berapa bulan lalu ditanggapi dinas pertanian kabupaten Bulukumba.

Kepala dinas pertanian kabupaten Bulukumba Thaiyeb Maningkasi melalui Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Bulukumba, Muh. Nur Jasman, mengatakan pihaknya akan segera melakukan monitoring dan pendampingan di lapangan.

Dinas Pertanian Respons Serangan Hama Padi Bantuan

Menurutnya, secara keseluruhan pertumbuhan padi bantuan masih baik, namun hasil panen memang berbeda-beda tergantung perawatan dan penerapan teknologi oleh petani.

Nur Jasman menilai, salah satu penyebab serangan hama adalah penggunaan pupuk yang tidak seimbang.

“Petani cenderung hanya menggunakan pupuk urea. Harusnya penggunaan nitrogen, fosfat, dan kalium seimbang agar tanaman kuat melawan hama dan penyakit,” ujarnya.

Ia menjelaskan, serangan penggerek batang juga terjadi di beberapa titik akibat cuaca hujan berkepanjangan yang memengaruhi pertumbuhan.

Faktor Penyebab dan Jaminan Mutu Bibit Inpari 32

Meski begitu, bibit bantuan yang diberikan telah melalui uji sertifikasi mutu oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB), sehingga secara kualitas layak tanam.

Bantuan bibit padi Inpari 32 ini ditanam di lahan seluas 15.200 hektare yang tersebar di 10 kecamatan, dengan alokasi 25 kg bibit per hektare.

Menurut Jasman, varietas Inpari 32 sendiri sangat diminati petani karena produktivitasnya tinggi, rata-rata bisa mencapai 6–7 ton gabah kering panen per hektare, atau sekitar Rp 39 juta hasil kotor per musim tanam.

Nur Jasman menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan teknis dan administrasi, serta melakukan pengecekan lapangan untuk mencegah gagal panen.(**)