Aktivis HMI Desak 40 Anggota DPRD Bulukumba di Tes Urine

Irwan Syah
aktivis HMI menyuarakan desakan tes urine bagi anggota DPRD Bulukumba
Suandi Bali Aktivis HMI Bulukumba

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) di kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan minta seluruh anggota DPRD dilakukan tes urine untuk memastikan wakil rakyat itu bersih dari narkoba, karena wakil rakyat itu juga harus mendukung memerangi narkoba.

Hal ini disuarakan eks senior HMI Suandi Bali mengharapkan Badan Narkotika Nasional provinsi (BNN) maupun Badan Narkotika Kabupaten (BNK) kabupaten Bulukumba  memprogramkan untuk melakukan tes urine terhadap anggota dewan tersebut.

Ia mengatakan selama ini jajaran birokrasi yang sudah melakukan tes urine sebagian besar baru di kalangan pejabat di jajaran pejabat, hingga ASN dan Non ASN dan kepolisian.

“Pejabat, ASN, non ASN serta kepolisian sudah , apa alasan anggota DPRD Bulukumba tidak mau di tes urine, ini kan tanda tanya besar,” katanya, Rabu 20 Agustus 2025.

Suadi Bali mengatakan setelah dilakukan tes urine hasilnya harus di umumkan kepada masyarakat agar mengetahui wakilnya juga bebas dari narkoba,” ujarnya.

Lanjut Suandi dalam tes urine itu tidak hanya diambil satu bukti sampel saja, tapi berikut sampal rambut atau kuku, bila seseorang pengguna barang haram itu akan berbeda dengan kondisi warga tak pernah melakukan hal tersebut, ujarnya.

Desakan Aktivis HMI untuk Tes Urine Anggota DPRD Bulukumba

“Bila semua anggota dewan bersedia dilakukan tes urine itu menunjukkan bukti bahwa wakil rakyat itu mendukung untuk memerangi narkoba di Bulukumba,” ucapnya.

Dia berharap 40 orang anggota DPRD Bulukumba dapat bersih dari narkoba, agar konsentrasi untuk mensejahterakan rakyat serta menyelesaikan permasalahan yang ada di daerah,” ujarnya.

Sementara itu sejumlah legislator merespon desakan tes urine tersebut.

Legislator PAN Syamsir Paro mengatakan kalau pihaknya mendukung kalau diadakan tes urine terhadap semua anggota wakil rakyat.

” Untuk kebaikan kenapa tidak, saya mendukung hal itu,” singkatnya beberapa waktu lalu.

Sementara legislator asal Dapil Gantarang-Kindang, Samsir turut sepakat dilaksanakan tes urine.

“Kita harus cegah dari sekarang peredaran narkoba di Bulukumba,” kata Anchy Siregar sapaan akrabnya.

Sementara legislator PKS, Dr Supriadi mengatakan bahwa tes urine merupakan bentuk komitmen nyata dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan legislatif.

“Kami sepakat jika seandainya ini dilaksanakan untuk anggota DPRD, sebagai komitmen kami dalam mendukung lingkungan yang bebas dari narkoba,” ujar Doktor Supriadi.

Respons Legislator terhadap Usulan Tes Urine

Sementara itu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bulukumba dari partai persatuan pembangunan (PPP) mengaku juga siap di tes urine kapan saja bila memang diminta.

Hal ini tegaskan langsung oleh H.Rijal anggota DPRD dapil Gantarang Kindang ini membantah kalau hanya ada tiga legislator Bulukumba yang siap untuk di tes urine.

“Saya dari partai persatuan pembangunan bantah kalau cuman 3 orang anggota dewan yang siap tes urine, saya juga siap kapan saja,” Tegas mantan ketua DPRD Bulukumba ini.

Putra kelahiran Desa Benteng Palioi, kecamatan Kindang ini mengatakan seharusnya dengan banyaknya pengungkapan kasus narkoba du kabupaten Bulukumba pimpinan DPRD segera mengambil sikap dengan menggelar rapat dengan semua fraksi untuk membahas persoalan ini.

“Pimpinan DPRD harusnya segera mengambil sikap dengan melakukan rapat dengan semua pimpinan fraksi untuk membahas soal tes urine ini, agar tidak ada lagi tanggapan lain-lain masyarakat terutama di dapil masing-masing,” Katanya.

Tes urine bagi anggota dewan memang harus perlu dilakukan, supaya tingkat kepercayaan masyarakat khusus di dapil masing-masing tidak hilang terhadap wakil mereka di parlemen.

Dia menyatakan, tes urine bertujuan mencegahperedaran narkoba di semua kalangan. Karena itu, anggota DPRD kabupaten Bulukumba juga harus menjalani pemeriksaan.

Keinginan masyarakat dan sejumlah pihak untuk tes urine dilakukan untuk semua anggota DPRD Bulukumba merupakan kepedulian nyata yang harus dimaknai dan disikapi sebagai sebuah proses penyadaran pentingnya mengindari penggunaan narkoba yang merusak mental dan masa depan bangsa.

Menurut penghobi otomotif ini narkoba harus betul-betul diperangi secara bersama agar Bulukumba yang dikenal dengan selogan bumi panrita lopi bersih dari barang haram itu.

Dia juga mengapresiasi kerja pihak kepolisian yang terus melakukan peran terhadap penggunaan dan peredaran narkoba di kabupaten Bulukumba.

Kerja keras kepolisian adalah bentuk bagaimana keseriusan aparat penegak hukum dalam pemberantasan narkoba di kabupaten Bulukumba. ***