Bersihkan Rumput Liar di Tepi Jalan Poros Tuli , Kadus Seka Temukan Bekas Popok Berserakan

Irwan Syah
kepala dusun Seka bersama warga membersihkan rumput liar di jalan Poros Tuli
Ketfo : Warga saat membersihkan rumput liar di tepi jalan Seka-Tuli desa Bontonyeleng

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Kepala dusun Seke, Desa Bontonyeleng bersama warga melakukan pembersihkan sampah dan rumput di sepanjang jalan poros tuli yang merupakan penghubung antara desa Bontonyeleng dan Bukit Harapan, Dampang, serta Bukit Tinggi.

Kepala dusun Seka Jusman kepada rubrik.co.id mengatakan melakukan penyemprotan rumput yang ada di sepanjang tepi jalan tuli bersama dengan dua warga.

“Saya ajak dua orang warga melakukan penyemprotan herbisida gulma atau rumput liar yang ada di tepi jalan, agar bersih dan tidak rimbun,” ujarnya.

Dalam penyemprotan tersebut dia mengaku mendapatkan sejumlah sampah lainya termasuk popok bayi yang berserakan ditepi jalan sepanjang sampai di jembatan tuli yang merupakan penghubung ke Bangken Bukit Desa Tanah Harapan.

“Bukan hanya rumput yang tumbuh di tepi jalan juga banyak kami temukan popok bayi dan sampah rumah tangga yang dikemas dalam kantong pelastik dan dibuang di pinggir jalan,” kata Jusman, Kamis 21 Agustus 2025.

Penemuan Sampah Saat Pembersihan Jalan Poros Tuli

Jusman mengaku tidak mengetahui dari mana sampah-sampah rumah tangga tersebut termasuk popok bayi yang ditemukan berserakan di poros jalan Seka-Tuli.

Dia berharap agar oknum yang selalu membuang sampah rumah tangga dan popok bayi untuk tidak lagi menjadikan tepi jalan dan jembatan menjadi pembuangan sampah.

Sementara itu kepala desa Bontonyeleng Andi Mauragawali menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah di tepi jalan maupun di drainase.

“Saya minta kesadaran seluruh warga untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak sembarang membuang sampah apalagi di tepi jalan karena jelas sangat menganggu orang lainya terutama warga yang melintas,” Harapnya.

Bahkan Opu sapaan akrab kades Bontonyeleng akan mencari tau siapa warga yang kerap menjadikan jalan dan jembatan tuli menjadi tempat pembuangan sampah.

Imbauan Pemerintah Desa untuk Menjaga Kebersihan Lingkungan

“Kalau saya tau siapa warga yang membuang sampah sembarang di tepi jalan maka saya akan panggil ke kantor desa untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya,” tutup Opu. ***

——-

Breaking News : Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Lembang

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Warga desa Salemba, kecamatan Ujung Loe , kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di aliran sungai sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Informasi yang dihimpun rubrik.co.id mengatakan kalau mayat pria tersebut di temukan oleh warga dalam kondisi mengapung di sungai dibawa jembatan Lembang Selasa 19 Agustus 2025 sekitar pukul 09:45 WITA.

Dari beberapa sumber mengatakan kalau mayat pria yang ditemukan tewas terapung disungai tidak memiliki identitas.

“Laki-laki pakai baju warna coklat , badan agak gemuk, sudah dievakuasi sama nelayan dan warga sekitar,” kata seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, Selasa 19 Agustus 2025.

Sementara itu kepala desa Salemba , kecamatan Ujung Loe Andi Agung yang dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut.

“Ada tadi ditemukan mengapung disungai Lembang, sekarang mayat sudah dibawa ke RSUD Andi Sultan Daeng Radja,” kata Andi Agung.

Kapolsek Ujung Loe AKP Rudi yang dikonfirmasi wartawan belum memberikan tanggapan sampai berita ini diterbitkan.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Ujung Loe Aipda Muh Agus yang dikonfirmasi wartawan membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Benar ada ditemukan mayat, sekarang sudah dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Mengenai identitas korban sampai saat ini belum diketahui dan masih proses penyelidikan. ***

—–
Identitas Mayat Ditemukan Mengapung Di Sungai Salemba

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Mayat pria yang ditemukan mengapung di sungai Salemba, kecamatan Ujung Loe, kabupaten Bulukumba akhirnya terungkap.

Kepala desa Salemba Andi Agung yang dikonfirmasi wartawan mengatakan kalau mayat bernama Jumardi (60) warga Dusun Batua, Desa Garanta, kecamatan Ujung Loe.

Menurut Andi Agung sebelum ditemukan tewas korban sempat terlihat Senin malam sekitar pukul 20:00 WITA di sekitar jembatan.

“Ada yang lihat tadi malam mondar-mandir di jembatan Lembang dan sempat meminta makanan ke penjual martabak sekitar lokasi,” kata Andi Agung, Selasa 19 Agustus 2025.

Ditambahkan Andi Agung korban menderita gangguan jiwa dan diduga terjatuh dari jembatan.

“Dua kemunkinan kalau tidak melompat dari atas bisa jadi korban terjatuh dari jembatan, karena memang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan,” ujar Andi Agung.

Korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Andi Sultan Daeng Radja Radja dan saat ditemukan korban menggunakan 10 kembar baju dibadanya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bulukumba Iptu Muhammad Ali yang dikonfirmasi wartawan mengatakan kalau indentitas dari mayat telah diketahui bernama Jumardi warga Desa Garanta.

Muhammad Ali mengatakan dari keterangan sejumlah saksi dan kerabat korban kalau yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa.

Mayat korban saat ini telah berada di RSUD Andi Sulthan Daeng Radja untuk dilakukan pemeriksaan pihak dokter.***