Polisi Himbau Masyarakat Jangan Berkendara Saat Dalam Pengaruh Alkohol 

Irwan Syah
polisi memberikan imbauan agar warga tidak berkendara dalam pengaruh alkohol
AKP H Muh Nawir kasat lantas polres Bulukumba

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Video viral lakalantas yang melibatkan pengendara motor dan mobil mini bus di jalan poros Bulukumba-Sinjai tepatnya di desa Topanda, kecamatan Rilau Ale yang antara pengendara motor yang dalam kondisi pengaruh minuman keras menabrak mobil menjadi perhatian khusus pihak kepolisian di kabupaten Bulukumba.

Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto melalui kasat lantas AKP H  Muh. Nawir mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bulukumba untuk tertib dalam berlalulintas dan tidak berkendara dalam keadaan mabuk, Kamis 28 Agustus 2025.

AKP H Muh. Nawir menyampaikan bahwa, faktor utama penyebab lakalantas adalah kurangnya kehati-hatian pengendara dan pengaruh alkohol atau minuman keras (miras).

“Pengendara yang berada di bawah pengaruh alkohol cenderung kehilangan konsentrasi, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berkendara dalam keadaan mabuk, terutama dalam kondisi cuaca hujan seperti saat ini,” katanya.

Imbauan Polisi Terkait Pengendara dalam Pengaruh Alkohol

Kasus lakalantas yang terjadi di jalan poros desa Topanda kemarin menjadi bahan pembelajaran dan intropeksi bagi seluruh pengendara baik motor maupun mobil untuk tidak mengemudikan atau mengendarai motor dalam pengaruh minuman keras, karena sangat membayakan diri dan orang lain.

Putra kelahiran Bulukumba ini juga mengingatkan pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, dan selalu menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman.

Bagi pengendara sepeda motor untuk tetap menggunakan helm standar SNI, Surat kelengkapan kendaraan baik SIM dan BPKB yang masih berlaku dan tetap mematuhi rambu dan aturan berlalulintas di jalan.

“Langkah pencegahan ini diharapkan dapat menciptakan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bulukumba dan kejadian di Topanda tidak terulang lagi ,” TutupH Nawir. ***