Masyarakat Puji Profesionalisme dan Transparansi Pelayanan SKCK Polres Bulukumba 

Irwan Syah
transparansi layanan SKCK tanpa calo di Polres Bulukumba
Ilustrasi SKCK (Foto: Rachman_Foto)

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Masyarakat bulukumba memuji pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Polres Metro Jakarta Selatan.

Suandi Bali yang juga merupakan aktivis jebolan dari Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) mengatakan proses pembuatan SKCK di polres Bulukumba terbilang profesional dan transparan tanpa adanya calo atau prioritas bagi pemohon tertentu.

Penilaian Warga terhadap Pelayanan SKCK Polres Bulukumba

Suandi Bali mengaku mengantar langsung adiknya untuk mengurus (pemohon) SKCK di polres Bulukumba, apa yang dikatakan orang sebagian, kalau pelayanan bobrok atau amburadul bagi saya itu tidak benar,bahkan menurutnya polisi telah memperlihatkan pelayanan yang terbaik untuk para pemohon khususnya honorer PPPK paruh waktu.

“Saya berani katakan pelayanan sudah baik dan profesional, karena tetap antri dan tidak ada kata prioritas intinya saya lihat sesuai antrian,” katanya.

Bahkan yang lebih ketatanya lagi ruangan pelayanan diawasi langsung oleh anggota provost dan Paminal polres Bulukumba.

Sementara itu Lembaga pengkajian dan riset sosial Bulukumba Institute memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah-langkah yang diambil oleh Kapolres Bulukumba dalam membenahi internal kepolisian.

Kehadiran Kapolres di acara “Seri Dialog Bulukumba Bersuara” dianggap sebagai bukti nyata keseriusan dalam mendengarkan dan merespons keluhan masyarakat.

Peran Kapolres dan Upaya Meningkatkan Transparansi Layanan

Bukti nyatanya, menurut Wawan, adalah transparansi dalam layanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Menurut Wawan, salah satu perwakilan Bulukumba Institute, langkah positif yang diambil Kapolres ini merupakan upaya konkret untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Layanan ini kini tidak lagi memberlakukan praktik “titipan dan pesanan”, sebuah langkah maju yang sangat dihargai.

Ke depannya, Bulukumba Institute berharap agar kegiatan tatap muka yang dilakukan Kapolres dapat lebih sering digelar.

Hal ini tidak hanya akan memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana bagi Kapolres untuk memantau langsung kinerja anggotanya di lapangan. ***