RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Sebanyak ribuan pelanggan PDAM di tiga kecamatan di kabupaten Bulukumba sudah tiga bulan mengalami krisis air bersih menyusul musibah banjir yang menerjang sejumlah wilayah di kabupaten Bulukumba bebarapa bulan lalu, bencana alam banjir dan tanah longsor di kecamatan Kindang menyebabkan infrastruktur perpipaan milik PDAM setempat rusak dan hanyut terbawa arus.
Ribuan Pelanggan PDAM Bulukumba Tiga Bulan Tak Dapat Air Bersih
Tiga kecamatan yang tiga bulan terakhir belum mendapatkan pasokan air bersih dari PDAM adalah kecamatan Kindang, Gantarang dan kecamatan Ujung Bulu.
“Sudah tiga bulan air PDAM dari Na’na kecamatan Kindang tidak mengalir ada ribuan pelanggan yang tidak terdampak,” kata Pudding pegawai PDAM wilayah Kecamatan Kindang dan Gantarang, Sabtu 30 September 2025.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di kecamatan Kindang tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga menggerus pipa induk penyalur air bersih. Akibatnya, ribuan pelanggan terpaksa kehilangan akses air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Pipa induk yang dipasang dari sumber air Na’na rusak akibat bencana alam, sehingga menyebabkan air tidak mengalir ke pelanggan.
Pipa Induk Rusak dan Pegawai PDAM Na’na Belum Digaji
Pudding mengaku bukan hanya soal pipa rusak namun ada persoalan gaji pegawai PDAM yang bertugas di Na’na selama tiga tahun belum dibayarkan sehingga protes dan menblokade aliran air dari Na’na.
“Saya sudah laporkan soal ini ke kepala PDAM Kabupaten Bulukumba terkait soal ini , namun anggaran untuk untuk membayar gaji pegawai belum ada,” katanya.
Sementara itu untuk pelanggan dari PDAM di kecamatan lainya saat ini sudah bisa merasakan air kendati juga kerap terjadi kendala seperti kerusakan mesin dan lainya.
Anwar (45) pelanggan PDAM dari kecamatan Kindang mengaku kalau beberapa bulan terkahir air tidak mengalir.
“Mana lagi mau musim kemarau, kalau begini terus kita akan kritis air bersih, saya berharap pemerintah kabupaten bisa memperhatikan soal ini.***






