RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Kahar (42) warga desa Topanda, kecamatan Rilau Ale, kabupaten Bulukumba ditemukan di dalam selokan di desa Bontomanai meninggal dunia RSUD Andi Sultan Daeng Radja, kamis 25 September 2025.
Korban Ditemukan di Selokan Meninggal Dunia di Rumah Sakit
Kepala desa Topanda Andi Jemma yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kalau warganya Kahar (42) yang ditemukan di dalam selokan oleh warga di desa Bontomanai, kecamatan Rilau Ale penuh luka meninggal dunia, Kamis pagi 25 September 2025 di RSUD Andi Sultan daeng Radja.
“Innalillahi wainnailaihi Raji’un, warga saya pak Kahar yang ditemukan di selokan dengan banyak luka di tubuhnya meninggal dunia tadi pagi,” kata Andi Jemma.
Alam kerabat korban yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kalau Kahar meninggal dunia tadi pagi di rumah sakit.
“Paman saya meninggal dunia tadi pagi di rumah sakit,” kata Alam.
Dia meyakini kalau luka yang ada di tubuh korban bukan karena kecelakaan, namun korban diduga dianiaya dan kemudian di buang dibuang ke dalam selokan.
“Bukan korban kecealakaan,saya menduga paman saya ini korban penganiayaan,” ucapnya.
Keluarga Laporkan Dugaan Penganiayaan ke Polisi
Keluarga korban yang tidak tidak terima dengan kondisi korban sebelum meninggal dunia akhirnya membawah kejadian ini ke ranah hukum dengan melaporkan ke polres Bulukumba.
” Kami telah laporkan peristiwa ini ke polisi dengan dugaan penganiyaan,” Tutup Alam.
Sementara itu kasi Humas polres Bulukumba AKP H Marala membenarkan laporan dugaan tidak pidana penganiayaan yang dialami oleh Kahar warga desa Topanda, kasus ini sementara dalam proses penyelidikan.***






