630 Ribu Porsi MBG Didistribusikan untuk Pengungsi di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Azka Fachri
630 ribu porsi makanan telah disalurkan kepada para pengungsi hingga 9 Desember 2025
630 ribu porsi makanan telah disalurkan kepada para pengungsi hingga 9 Desember 2025

Rubrik.co.id – Upaya pemenuhan kebutuhan gizi bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus digencarkan pemerintah. Melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), lebih dari 630 ribu porsi makanan telah disalurkan kepada para pengungsi hingga 9 Desember 2025.

Distribusi bantuan ini dilakukan sebagai langkah cepat pemerintah dalam memastikan masyarakat yang terdampak bencana tetap mendapatkan asupan gizi harian.

Penyeluran makanan tersebut diproduksi oleh 114 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sementara dialihkan khusus untuk mendukung operasi tanggap darurat di tiga provinsi tersebut.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengalihan SPPG ini merupakan langkah strategis agar proses penyediaan makanan dapat berlangsung lebih cepat dan merata.

“Pengalihan SPPG ini bukan berarti mengurangi layanan reguler, tetapi untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan makanan bergizi setiap hari. Dalam kondisi darurat, waktu tanggap dan efektivitas distribusi menjadi sangat penting,” ujarnya di Jakarta, Selasa (9/12).

BGN juga terus memantau perkembangan kondisi lapangan dan menyiapkan dukungan tambahan apabila dibutuhkan.

Pemerintah Pastikan MBG Terdistribusi

Pemerintah memastikan distribusi MBG berlangsung tanpa hambatan agar para pengungsi tetap mendapatkan suplai makanan secara konsisten.

“Kami berkomitmen memastikan kebutuhan gizi masyarakat tetap terpenuhi, tidak hanya pada kondisi normal tetapi terutama dalam situasi darurat. Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menambah dukungan apabila dibutuhkan,” kata Dadan.

Ia menegaskan bahwa penyaluran MBG di Aceh, Sumut, dan Sumbar masih terus berjalan seiring dengan proses pemulihan pascabencana.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban, dan semoga bencana alam yang terjadi segera mereda sehingga kondisi dapat pulih kembali,” tutupnya