Rubrik.co.id – PSM Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam pembinaan pemain muda dengan mempromosikan bek tengah Akademi PSM U-20, Jamil Alrahman, ke skuat senior pada kompetisi BRI Super League 2025/26.
Pemain asal Kabupaten Jeneponto tersebut masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) saat PSM Makassar menghadapi Malut United FC pada laga pekan ke-15.
Meski belum mencatatkan debut resmi, kehadiran Jamil menjadi sinyal kuat kepercayaan tim pelatih terhadap talenta akademi.
Dalam sepekan terakhir, Jamil rutin mengikuti sesi latihan tim utama di Stadion Kalegowa.
Penampilannya yang konsisten bersama Akademi PSM U-20 di ajang Elite Pro Academy 2025/26 menjadi salah satu pertimbangan pemanggilan ke level senior.
Tomas Trucha Dorong Pembinaan
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menegaskan bahwa akademi klub merupakan jalur utama pembentukan pemain masa depan, dengan kesempatan terbuka bagi siapa pun yang menunjukkan perkembangan signifikan.
“PSM memiliki akademi yang bagus dan banyak pemain bertalenta di U-18 dan U-20. Saya lihat ada beberapa diantara mereka yang bisa ke tim senior,” kata Tomas.
Sebelum Jamil, dua pemain akademi lebih dulu menembus tim senior musim ini, yakni Andi Mukhram Pamungkas dan Muhammad Fahrul, yang merupakan bagian dari skuat juara Elite Pro Academy U-18 musim 2024/25.
Tak sekadar memenuhi regulasi, Tomas juga memaksimalkan peran pemain muda dalam pertandingan.
Saat menghadapi Malut United FC, PSM menurunkan lima pemain U-23, dua di antaranya tampil sejak menit awal, yakni Mufli Hidayat dan Victor Dethan.
Tiga nama lain—Ricky Pratama, Fahrul Aditya, dan Ananda Raehan—masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua.
“Di pertandingan ini kita memainkan lima pemain muda. Saya senang karena banyak pemain muda kita yang berkembang. Ini juga adalah kesempatan bagi pemain muda lainnya,” ujar Tomas.
Langkah promosi Jamil Alrahman menegaskan arah kebijakan PSM Makassar yang konsisten menjadikan akademi sebagai fondasi regenerasi.
Sekaligus membuka jalan bagi talenta lokal Sulawesi Selatan untuk bersaing di level tertinggi sepak bola nasional. ***






