RCTI Resmi Hentikan Penayangan Film Kartun Doraemon

Azka Fachri
RCTI hentikan penayangan Doraemon
RCTI hentikan penayangan Doraemon

Rubrik.co.id – Era panjang Doraemon di layar kaca Indonesia akhirnya mencapai garis akhir. Stasiun televisi RCTI secara resmi menghentikan penayangan anime legendaris tersebut setelah menemani pemirsa Tanah Air selama kurang lebih 35 tahun.

Jejak berakhirnya penayangan Doraemon di RCTI mulai terlihat jelas dalam jadwal siaran terbaru.

Berdasarkan penelusuran pada platform RCTI+, anime ikonik ini sudah tidak lagi tercantum dalam daftar acara sejak 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Bahkan pada Minggu, 4 Januari 2026, hari yang selama ini identik dengan suguhan kartun pagi, nama Doraemon sama sekali tak muncul.

Padahal, bagi banyak penonton, Doraemon bukan sekadar tontonan anak-anak. Selama puluhan tahun, anime ini telah menjelma menjadi simbol “kartun Minggu pagi” di RCTI.

Kisah Nobita di Hati

Dalam beberapa tahun terakhir, penayangannya bahkan diperluas hingga hampir setiap hari, menjangkau anak-anak, remaja, hingga keluarga yang tumbuh bersama kisah Nobita dan kawan-kawan.

Menghilangnya Doraemon dari jadwal RCTI pun langsung memantik perhatian publik. Gelombang nostalgia tak terhindarkan, mengingat anime ini telah menjadi bagian dari rutinitas dan memori masa kecil banyak generasi di Indonesia.

Sinyal berakhirnya penayangan sebenarnya sudah terasa sejak beberapa waktu lalu.

RCTI secara bertahap mengurangi porsi tayangan Doraemon, terutama dengan tidak lagi menayangkan film-film terbarunya.

Menariknya, film-film Doraemon justru sempat hadir di stasiun televisi lain seperti GTV dan Trans TV.

Kini, baik serial harian maupun filmnya benar-benar tak lagi menghiasi layar RCTI.

Sebagai catatan sejarah, Doraemon pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1991.

Penayangannya dikelola oleh ADK Indonesia, yang sebelumnya dikenal sebagai PT Perdana IMMG Indonesia, bekerja sama dengan Animation International Indonesia.

Sejak debutnya, Doraemon dengan cepat meraih popularitas dan menjadi salah satu anime paling dikenal lintas generasi di Tanah Air.

Anime ini diadaptasi dari manga karya Fujiko F. Fujio, yang mengisahkan robot kucing dari masa depan bernama Doraemon.

Ia dikirim ke masa lalu untuk membantu Nobita, seorang anak laki-laki yang kerap dilanda kesialan, dengan berbagai alat ajaib dari kantong khasnya.

Versi animenya diproduksi oleh Shin-Ei Animation dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya populer dunia.

Dengan dihentikannya penayangan di RCTI, satu bab penting perjalanan Doraemon di televisi nasional resmi ditutup.

Meski demikian, pesona Doraemon diyakini tak akan pudar, dan sang robot kucing biru akan tetap hidup dalam ingatan serta hati para penggemarnya di Indonesia. ***