Rubrik.co.id – Film Marty Supreme mulai diputar serentak di bioskop Indonesia pada Rabu, 25 Februari 2025, menghadirkan drama olahraga yang mengangkat dunia tenis meja sebagai pusat cerita.
Disutradarai oleh Josh Safdie, film ini menyoroti obsesi dan ambisi ekstrem seorang atlet muda yang berjuang mencari pengakuan di tengah kerasnya persaingan.
Naskah cerita ditulis Safdie bersama Ronald Bronstein, dengan pendekatan karakter yang gelap dan emosional.
Sentuhan visual klasik diperkuat oleh sinematografi Darius Khondji yang merekam nuansa New York era 1950-an secara detail.
Film ini dirilis oleh rumah produksi A24 yang dikenal konsisten menampilkan karya berani di jalur film independen.
Ambisi Ping Pong Dunia
Timothée Chalamet memerankan Marty Mauser, pemuda berbakat yang bermimpi menjadi juara dunia ping pong profesional di tengah keraguan orang-orang sekitarnya.
Marty digambarkan tumbuh dalam lingkungan yang kerap meremehkan obsesinya, meski kemampuan dan tekadnya terus berkembang.
Perjuangannya membawanya masuk ke arena tenis meja profesional yang penuh intrik, tekanan mental, serta keputusan sulit yang menguji batas moral.
Perjalanan tersebut mempertemukannya dengan berbagai figur pendukung dan rival, serta membawa Marty menghadapi kegagalan beruntun dengan dampak yang semakin kelam.
Selain Chalamet, film ini menampilkan Gwyneth Paltrow sebagai Kay Stone dan Odessa A’zion sebagai Rachel Mizler, bersama Larry “Ratso” Sloman, Mariann Tepedino, Ralph Colucci, dan Tyler, the Creator.
Film ini tercatat sebagai rilisan terlaris A24 dengan raihan pendapatan tinggi serta mengantar Chalamet meraih Aktor Terbaik di Golden Globe dan Critics’ Choice Awards.
Meski gagal membawa pulang piala dari 11 nominasi BAFTA, film ini tetap melaju ke Oscar dengan sembilan nominasi termasuk Film Terbaik dan Aktor Utama.
Dengan durasi sekitar 150 menit, Marty Supreme menyajikan drama karakter yang padat melalui perpaduan konflik personal dan atmosfer kompetisi olahraga.






