Jadwal Dewa United Banten FC di AFC Challenge League Malam Ini

Azka Fachri
Pelatih Jan Olde Riekerink menegaskan ambisi Dewa United meraih hasil maksimal saat menghadapi Manila Digger di AFC Challenge League.
Pelatih Jan Olde Riekerink menegaskan ambisi Dewa United meraih hasil maksimal saat menghadapi Manila Digger di AFC Challenge League.

Rubrik.co.id – Dewa United Banten FC menatap duel perempat final AFC Challenge League dengan semangat tinggi saat bertandang ke markas Manila Digger FC di Stadion Rizal Memorial, Manila.

Pertandingan leg pertama yang berlangsung Kamis malam tersebut menjadi kesempatan bagi Banten Warriors untuk membuka jalan menuju babak berikutnya di kompetisi Asia.

Pelatih kepala Jan Olde Riekerink menyampaikan tekad timnya untuk melangkah sejauh mungkin dalam turnamen tersebut.

Ia menegaskan setiap tim yang berpartisipasi tentu datang dengan target meraih gelar juara.

“Saya pikir hal ini berlaku untuk setiap turnamen, Anda mengikuti turnamen tentu dengan tujuan untuk memenangkannya,” kata Riekerink saat konferensi pers.

Strategi Hadapi Lawan

Riekerink menjelaskan timnya sudah berada di Manila selama dua hari untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pertandingan.

Ia menyebut proses adaptasi dilakukan terutama terhadap lapangan sintetis yang akan digunakan dalam pertandingan.

Sesi latihan yang dijalani selama dua hari terakhir dimanfaatkan untuk memastikan para pemain terbiasa dengan permukaan lapangan tersebut.

Pelatih asal Belanda itu juga menekankan pentingnya perencanaan taktik karena duel perempat final dimainkan dalam dua leg pertandingan.

Menurutnya setiap keputusan strategi akan sangat memengaruhi peluang tim dalam meraih hasil maksimal.

Selain mempersiapkan tim sendiri, Riekerink juga mempelajari karakter permainan Manila Digger FC yang akan dihadapi.

Pengalaman melatih di Afrika Selatan membuatnya cukup memahami gaya bermain yang dipengaruhi karakter sepak bola Afrika.

Ia menilai sejumlah pemain Manila Digger memiliki latar belakang yang membentuk identitas permainan khas dengan kekuatan fisik dan kecepatan.

Riekerink menyebut pengalamannya menghadapi tim-tim dengan karakter serupa menjadi bekal untuk membaca kekuatan dan celah permainan lawan.