Umar Wachdin Tegaskan Madura United Siap Bangkit

Azka Fachri
Pemain Madura United berjuang dalam laga BRI Super League saat tim berupaya keluar dari zona degradasi musim ini.
Madura United berjuang dalam laga BRI Super League saat tim berupaya keluar dari zona degradasi musim ini.

Rubrik.co.id –  Madura United FC kini berada di zona degradasi BRI Super League musim 2025/2026 setelah menempati peringkat ke-16 klasemen sementara.

Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu mengoleksi 20 poin yang membuat posisinya belum aman dari ancaman turun kasta.

Jumlah poin tersebut sama dengan Persis Solo, namun Madura United kalah dalam catatan pertemuan langsung musim ini.

Posisi mereka semakin tertekan karena Semen Padang FC memiliki poin yang sama, sementara PSBS Biak hanya terpaut dua angka.

Madura United Kejar Kebangkitan di Sisa Laga

Manajer tim, Umar A. Wachdin, menyatakan timnya bertekad keluar dari zona degradasi dalam sembilan pertandingan tersisa musim ini.

“Kami mau bangkit di sisa laga ini dan itu sudah menjadi perhatian dari presiden klub,” ujar Umar, Senin 30 Maret 2026.

Sejumlah laga berat sudah menanti, termasuk menghadapi Borneo FC Samarinda, Persik Kediri, dan Persebaya Surabaya.

Selain itu, mereka juga dijadwalkan bertemu Dewa United Banten FC, Bali United FC, Bhayangkara Presisi Lampung FC, PSIM Yogyakarta, serta PSM Makassar.

Manajemen juga melakukan langkah dengan mencari pelatih baru sebagai pengganti Carlos Parreira.

Nama Joel Cornelli sempat mendekati kesepakatan, namun batal bergabung dengan tim asal Madura tersebut.

Untuk sementara, latihan tim dipimpin oleh pelatih internal sambil menunggu keputusan resmi terkait kursi pelatih kepala.

Presiden klub, Achsanul Qosasi, sebelumnya meminta seluruh elemen tim segera bangkit agar tetap bertahan di kompetisi musim depan.

“Jika kami berani mengambil kesempatan, peluang akan terwujud,” kata Achsanul. ***