Pemkab Bulukumba Perkuat SLRT Untuk Tangani Kemiskinan

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA- Dalam penanganan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Sosial telah menerapkan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT). Untuk menjalankan sistem ini, pemerintah menugaskan pendamping SLRT di setiap kecamatan sampai desa kelurahan.

SLRT merupakan sistem yang membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan miskin, kemudian menghubungkan mereka dengan program dan layanan yang dikelola oleh pemerintah (Pusat, Provinsi dan Kabupaten) dan non-pemerintah sesuai dengan tingkat kebutuhan mereka.

SLRT juga membantu mengindentifikasi keluhan masyarakat miskin dan rentan miskin, melakukan rujukan, dan memantau penanganan keluhan untuk memastikan bahwa keluhan-keluhan tersebut ditangani dengan baik.

Staf Ahli Bupati Hj Darmawati yang mewakili Bupati pada acara sosialisasi SLRT di aula Bappeda menyampaikan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan dan menginventarisir, apakah program-program kegiatan di beberapa OPD teknis mengarah pada penanggulangan kemiskinan di daerah.

“Kalau program kegiatan tersebut bertujuan untuk penanggulangan kemiskinan, lalu bagaimana OPD melakukan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengukuran, sehingga program kegiatan tersebut dapat dinilai berdampak pada masyarakat miskin,” ungkapnya, Rabu 25 November 2020 lalu.

Dikatakan bahwa pengalaman sebelumnya menunjukkan program-program perlindungan sosial seperti Program Raskin, Jamkesmas, Bantuan Langsung Tunai dan lain-lain banyak tidak tepat sasaran.

Hal ini menunjukkan bahwa sistem penargetan program perlindungan sosial atau penanggulangan kemiskinan masih kurang efektif. Di mana tingkat kesalahan masih cukup tinggi oleh karena akurasi data penerima manfaat masih belum tepat sasaran, juga karena cara kerja penanggulangan kemiskinan belum terintegrasi dan sistematis.

“Olehya itu SLRT harus diperkuat sebagai sebuah sistem yang terintegrasi dalam penanggulangan kemiskinan yang diharapkan memberikan kemudahan bagi saudara-saudara kita yang terkategori miskin,” tambahnya

Darmawati yang mewakili Bupati berharap di tengah era keterbukaan saat ini, aparat pemerintah daerah maupun para pendamping yang bekerja dalam program pemerintah dituntut untuk lebih responsif dan berkinerja.

Harapan dan tuntutan dari masyarakat atas pelayanan dan program kegiatan yang dilaksanakan pemerintah akan terus menggema untuk diwujudkan.(**)

Komentar