Polisi Mengaku Sulit Ungkap Kasus Pencurian Mesin Hand Traktor di Gantarang

Rubrik Redaksi
warga desa bontonyeleng kecamatan gantarang bulukumba kehilangan mesin hand traktor
Ketfo : Salah satu hand traktor yang dicuri di wilayah Gantarang

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Kepolisian sektor Gantarang mengaku sulit mengungkap maraknya kasus pencurian hand traktor.

Kapolsek Gantarang Kompol Muh Tawil melalui Kanit Reskrim Aipda Muh Asbar mengatakan kalau sampai saat ini belum ada kasus pencurian mesin hand traktor yang bisa terungkap.

” Memang sulit untuk diungkap karena korban tidak pernah mau terbuka saat diperiksa,” kata Asbar.

Bukan hanya itu Asbar mengatakan dari beberapa kasus pencurian hand traktor yang terjadi di wilayah hukum Polsek Gantarang, namun hanya beberapa kasus yang dilaporkan oleh pihak korban.

Mesin hand traktor yang dicuri di kecamatan Gantarang rata-rata adalah mesin bantuan , sehingga banyak korban merasa cuek dan hanya sekedar melaporkan untuk menjadi bukti kalau mesin hand traktor tersebut mema g dicuri.

” Hanya sebatas melapor saja, tapi saat diperiksa korban tidak mau terbuka didepan penyidik,” ujar Asbar.

Bahkan Asbar mengaku kalau pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian polres Sinjai terkait dengan penangkapan pelaku pencurian mesin hand traktor.

” Kita sudah berkomunikasi dengan Resmob polres Sinjai, karena mereka sudah mengungkap kasus pencurian, siapa tau banyak hasil curian dijual disana,” ucapnya.

Ditambahkan Kanit Reskrim kalau saat sampai saat ini sejak sudah tercacat ada sekitar 4 kasus pencurian mesin hand tarktor yang dilaporkan ke polisi dan rata-rata mesin yang dicuri adalah bantuan.

” Kita akan tetap melalukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” kata Asbar. (**)