Daerah  

Terpilih Secara Aklamasi, Ns. Abdul Jalil, S.Kep Kembali Nahkodai DPD PPNI Kabupaten Bulukumba

IMG 20221212 56798
Ketfo : Ns. Abdul Jalil, S.Kep merupakan Pergawai di Dinas Kesehatan kabupaten Bulukumba terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI)  Bulukumba priode 2022- 2027

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Ns. Abdul Jalil, S.Kep merupakan Pergawai di Dinas Kesehatan kabupaten Bulukumba terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI)  Bulukumba priode 2022- 2027.

Usai terpilih secara aklamasi Abdul Jalil, S.Kep langsung dilakukan prosesi pelantikan oleh Ketua DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Rahmat S.Kep.,Ns. M.kes Minggu 11 Desember 2022.

Pemilihan Ketua DPD PPNI  Kabupaten Bulukumba berdasarkan hasil  Musda ke IX yang  berlangsung di Hotel Anda Beach Bira  pada Sabtu dan Minggu (10 sampai 11 Desember 2022) yang dibuka langsung oleh kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bulukumba Umrah Aswani.

Tampak hadir langsung Ketua DPW PPNI Sulsel Abdul Rahmat S.Kep.,Ns. M.kes , kepala dinas pariwisata kabupaten Bulukumba Daud Kahal yang diwakili pejabat lainya , turut hadir pula beberapa kepala puskesmas, ketua DPD PPNI Kabupaten serta organisasi kesehatan lainya yang di kabupaten Bulukumba.

Sementara itu ketua terpilih Abdul Jalil mengatakan perawat merupakan garda terdepan dalam penanganan pandemi selama dua tahun terakhir. Pihaknya hingga saat ini memperjuangkan hak-hak bagi perawat.

” Anggota PPNI Bulukumba  berjumlah 1848 ribu  orang , Kami perawat sebagai garda terdepan penanganan pandemi virus corona sebagai relawan dan vaksinator,” katanya.

Menurut Abdul Jalil tugas PPNI ialah mengawal agar anggotanya meningkatkan kualifikasi dan kompetensi untuk meningkatkan kompetensi anggotanya. Pihaknya juga memfasilitasi pengadaan diklat keperawatan berkelanjutan yang bekerja sama dengan berbagai pihak yang diadakan secara klasikan, dalam jaringan (daring), maupun kombinasi keduanya.

Peningkatan kompetensi menjadi penting sesuai sumpah profesi dikarenakan perawat harus mengumpulkan 25 Satuan Kredit Profesi (SKP) dalam 5 tahun bisa diakui sebagai pengajuan Surat Tanda Registrasi (STR) perawat baru. Bila tidak memiliki STR tidak diizinkan praktik karena ilegal.

“Dengan adanya peningkatan kualifikasi dan kompetensi, maka perawat semakin kompeten akan semakin dipercaya,” tambahnya.

Ns. Abdul Jalil, S.Kep sebelumnya merupakan Ketua PPNI kabupaten Bulukumba  masa jabatanya berakhir Minggu 11 Desember 2022 bersamaan dengan hari pelantikannya.

Adanya perpanjangan waktu masa jabatan periode sebelumnya dikarenakan adanya pandemi yang melarang aktivitas kerumunan massa sehingga masa jabatan diperpanjang setahun.

Terkait peran PPNI dalam memberikan tugas jaminan perlindungan hukum atau advokasi bagi anggota yang mengalami kekerasan maupun diskriminasi.

“Salah satu hak yang dimiliki perawat ialah mendapatkan perlindungan hukum dengan syarat menjalankan praktik atau tugas sesuai dengan kode etik dan Standar Operasional Prosedur, Standar Prosedur Keperawatan, dan sesuai dengan Undang-Undang, bila saat menjalankan tugas mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan hingga kekerasan, kami kawal terus,” terangnya.

Adapun dalam penanganan pandemi beberapa waktu lalu  pihaknya selain meminta pada untuk memberikan standar perlindungan bagi perawat untuk menangani pasien,” tutup Abdul Jalil.

Sementara ketua DPW PPN Sulawesi Selatan Abdul Rahmat S.Kep.,Ns. M.kes
dalam sambutanya  berharap Ketua DPD PPNI kabupaten Bulukumba  2022-2027 yang terpilih dapat amanah dan Komitmen memajukan PPNI serta dapat menyusun Program kerja sangat aplikatif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan kesejahteraan perawat khusunya  di kabupaten Bulukumba.

Abdul Rahmat juga menyampaikan bahwa  pengurus DPD PPNI kabupaten Bulukumba   bisa terus berlomba lomba  berbuat kebaikan karena Perawat adalah garda terdepan memberikan pelayanan kesehatan serta bersinergi  dengan pemerintah terutama dengan program layanan kesehatan.

“Karena profesi perawat mengamanahkan Allah SWT untuk memberikan Layanan Kesehatan Masyarakat,” ucapnya.(**)