RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Kristy 35 warga Desa Masagena, kecamatan Rilau Ale, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan yang bekerja sebagai sopir angkutan Bulukumba-Makassar belum lama ini menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oknum Juru Parkir (Jukir) di Terminal induk Bulukumba.
Kepada wartawan korban Kristy membenarkan peristiwa penganiyaan yang menimpa dirinya di terminal induk Bulukumba.
” Kejadiannya beberapa pekan lalu pak, cuman gara-gara Penumpang saya dipukuli oleh Jukir bersama dengan anak dan kerabatnya,” kata Kristy.
Menurut Kristy kalau dirinya telah melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya ke Polsek Ujung Bulu pada 25 Februari 2023 lalu namun sampai saat ini kasus tersebut belum juga ada tindak lanjut.
” Pelaku masih bebas berkeliaran , padahal sudah bukti visum dan saksi saya sudah cukup menurut saya, tapi belum dilakukan tindakan terhadap pelaku,” kata Kristy.
Ditambahkan Kristy kalau dari keterangan pihak kepolisian menyebutkan kalau dirinya terkendala saksi, padahal sudah jelas ada saksi yang melihat bahkan saksi tersebut sudah dipanggil dengan dilayangkan surat panggilan untuk dimintai keterangan.
” Ada saksinya pak, tapi menurut polisi saksi tidak mau hadir meminta agar di periksa di rumahnya,” ujarnya.
Dirinya hanya berharap pihak kepolisian bisa menindak lanjuti kasusnya, karena dikuwatirkan akan ada dampak lain belakangan hari” harap Kristy.
Sementara itu Kapolsek Ujung Bulu AKP Lis Mulyadi melalui Kanit Reskrim Aipda Topan mengatakan kalau pihak penyidik mengalami kendala dalam kasus dugaan penganiayaan tersebut.
” Iye sampe sekarang kendalanya penyidik Saksi-saksi tidam ada yang mau datang untuk beri keterangan sebagai saksi, sudah bebebarap kali dilayangkan undangan klarifikasi resmi maupun secara lisan tdk ada yang mau datang,” kata Topan. (**)






