RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Sakk 36 warga desa Bontonyeleng, kecamatan Gantarang, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan nyaris kehilangan uang jutaan rupiah setelah nyaris menjadi korban penipuan pembelian barang secara online.
Kepada wartawan Sakka mengatakan kalau telah memasang mesin senso di salah satu media sosial secara online, setelah melakukan komunikasi dengan pelaku dirinya diminta untuk mengirim uang Rp 1.000.000, namun dirinya menolak.
” Saya disuruh transfer dulu uang baru barang dikirim tapi saya menolak karena ragu,” katanya.
Tidak sampai disitu saja pelaku terus meyakinkan saya untuk percaya namun permintaan pelaku tetap saya tolak dan minta agar dibayar ditempat (COD) usai barang tersebut sampai ditangannya.
” Saya pesan mesin senso sekitar beberapa juga rupiah harganya , tapi saya tidak mau transfer dulu takut barang tidak ada,” katanya.
Menurut Sakka pelaku sepakat untuk menggunakan pembayaran barang menggunakan sistem COD atau bayar ditempat.
Beberapa hari kemudian barang tersebut telah sampai, setelah dibuka teryata kardus hanya berisi papan kayu.
” Untung saya tidak transfer dulu, karena dari awal saya sudah curiga terhadap ini pelaku yang selalu memaksa saya kirim uang.,” Kata Sakka.
Dirinya hanya berpesan kepada masyarakat jangan cepat percaya dengan segala tawaran barang murah di media sosial karena saat ini sudah banyak menjadi korban penipuan pembelian barang secara online.(**)






