RUBRIK.co.id,JENEPONTO- Perkelahian di Lingkungan Sulurang, Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu 10 Desember 2023 sore lalu menewaskan Ubas, warga Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto.
Korban Ubas meninggal dunia di RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Kecamatan Binamu, Jeneponto karena menderita luka akibat tebasan parang.
Sementara itu dua orang lainnya terluka, M Saleh Dg Nuju (55) beserta anaknya, Agung Pratama (22).
Dua orang tersebut diduga adalah lawan duel Ubas.
Keduanya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Latopas.
Polres Jeneponto masih mendalami motif penyerangan di Kampung Sulurang, Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Hingga saat ini motif masih didalami oleh penyidik Sat Reskrim Polres dan Polsek Tamalatea,” ujar Kasi Humas Polres Jeneponto, AKP Bakri melalui pesan WhatsApp, Senin 11 Desember 2023.
Insiden perkelahian ini bermula ketika Ubas bersama rekan-rekannya berkumpul di arena judi sabung ayam pada pukul 17.14 Wita.
Tiba-tiba sekelompok warga lainnya datang dan langsung melakukan penganiayaan terhadap Ubas.
“Beberapa orang yang diduga dari Barandasi (Kecamatan Tamalatea) spontan melakukan penganiayaan dengan cara membacok Ubas,” ucapnya.
Lengan kanan Ubas nyaris putus akibat terkena tebasan parang.
Sementara itu, dua orang dari pihak warga Barandasi turut menjadi korban dari kelompok Ubas.
Dua warga tersebut M Saleh Dg Nuju (55) beserta anaknya, Agung Pratama (22).
“Personel Polsek Tamalatea yang tiba di TKP dan mengamankan dua orang Barandasi kemudian dilarikan ke puskesmas dikarenakan luka tusuk,” terangnya.
Satu unit mobil jenis Toyota Avanza pelat DD 1199 SS berwarna silver tak luput dari bulan-bulanan warga.
Mobil tersebut mengalami pecah kaca dan diduga dirusak oleh kelompok Ubas.
“Sekitar pukul 17.45 Wita kemudian kendaraan tersebut diamankan oleh personel Polsek Tamalatea,” tuturnya.
Ubas dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis di RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas), Kecamatan Binamu, Jeneponto, Minggu (10/12/2023) malam.
Sementara pihak lawan, Dg Nuju beserta anaknya telah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar.
Keduanya sempat dirawat di RSUD Latopas pasca insiden berdarah itu terjadi.
Jenazah Ubas dimakamkan di kampung kelahirannya di Desa Maero, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto pada siang tadi.(**)






