Daerah  

Pipa induk milik PDAM di Na’na Kindang rusak, Ratusan kubik air bersih terbuang percuma  

2024 02 25 pipa bocor di jalur batu besar pelayanan air beberapa daerah terdampak cek disini
Ilustrasi pipa induk bocor

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Pipa induk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kabupaten Bulukumba yang ada di Na’na kecamatan Kindang meletus sehingga air tidak mengalir ke pelanggan.

Informasi yang dihimpun wartawan pipa induk yang meledak tersebut sampai saat ini. belum diperbaiki petugas PDAM.

Akibat kerusakan pipa induk PDAM tersebut membuat ratusan kubir air terbuang sia-sia dan pelanggan tidak mendapatkan pasokan air bersih.

Hal tersebut dibenarkan oleh Anwar salah seorang pelanggang PDAM yang sudah beberapa hari tidak mengalir air di rumahnya.

” Saya dapat informasi kalau ada pipa PDAM yang rusak akibat meletus sehingga air tidak mengalir,” kata Anwar.

Padahal menurut Anwar dalam satu bulan terkahir pelanggan sudah merasakan air bersih dari PDAM namun beberapa hari pasca lebaran tidak lagi.

Sementara itu dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsAppnya Dirut PDAM kabupaten Bulukumba Andi Nurjaya menbernarkan adanya pipa induk yang berada di Na’na rusak alias pecah.

Andi Nurjaya mengaku baru mendapatkan informasi dari petugas dilapangan hari ini sehingga dirinya telah memerintahkan untuk segera dilakukan perbaikan.

” Mobil dinas saya ditarik jadi saya tidak langsung kesana, biasanya dulu waktu masih ada mobil dinas kalau ada laporan saya terjung langsung ke lokasi,” ucap dia.

Diberitakan sebelumnya Dirut PDAM Tirta Panrita Lopi Andi Nurjaya kepada wartawan kondisinPDAM Bulukumba saat ini tak bersinar alias sakit.

Andi Nurjaya mengaku, PDAM Tirta Panrita Lopi kabupaten Bulukumba harusnya dapat perhatian serius dari pemerintah karena kondisi PDAM saat lagi sakit.

” Solusinya PDAM sakit parah begini perlu perhatian khusus pemerintah untuk memberikan penyertaan modal,” katanya.

Diakui mantan Dirut PDAM kabupaten Bantaeng ini kalau ada bantuan dari permintaan provensi namun tidak cukup.

” “Bagaimana kita mau perbaiki PDAM Bulukumba yang sakit, sedangkan kami tidak mendapat dukungan anggaran maksimal dari pemerintah,” cetusnya.

Menurut Andi Nurjaya jumlah keseluruhan pegawai PDAM Bulukumba saat ini berjumlah sekitar 50 orang.

Bahkan menurut Andi Nurjaya bukan hanya pegawainya yang tidak terima gaji bahkan dirinya selaku direktur PDAM Tirta Panrita Lopi juga belum pernah gajian selama setahun belakangan.

Nurjaya bahkan secara terang-terangan mengakui biaya operasional untuk melakukan perbaikan jaringan dan yang lainya banyak menggunakan dana pribadinya.

” Jujur dana pribadi saya yang saya gunakan untuk biaya operasional , ya mau diapa lagi minim anggaran,” ujarnya.

Menurutnya pembayaran iuran 1900 pelanggan PDAM terserap masuk ke pembayaran iuran listrik , itupun tidak semua pelanggan melakukan pembayaran disebabkan beberapa wilayah yang tidak teraliri air termasuk Bira kerusakan Inveler Pompa.(**)