Usus terburai usai diparangi, warga kajang meninggal dunia

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Korban penganiayaan berat dengan menggunakan parang yakni Sudi di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, dikabarkan meninggal dunia, petang tadi. Korban menghembuskan nafas terakhir saat dirawat di RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba.

“Iya meninggal tadi,” singkat Syarifuddin, salah seorang kerabat korban dihubungk via WhatsApp.

Diberitakan sebelumnya, almarhum merupakan warga di Desa Batunilamung, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, menjadi korban pemarangan, Sabtu (21/4) sore. Korban mengalami luka parah akibat tebasan hingga isi perutnya terburai.

Dari rekeman video yang diterima wartawan sebelum meninggal, korban terlihat dievakuasi sejumlah warga di areal persawahan di Desa Lembanna, Kecamatan Kajang, Bulukumba.

Belum diketahui pelaku pemarangan tersebut. Namun peristiwa itu diduga dipicu sengeketa lahan persawahan di Desa Lembanna, Kecamatan Kajang, Bulukumba.

“Tidak ditahu siapa yang parangi,” ucap warga dalam rekaman video lainnya berdurasi 1.45 menit.

Dalam rekaman itu terlihat korban tengah berada di fasilitas kesehatan. Tampak seorang perempuan mengungkapkan duduk persoalan yang diduga memicu insiden berdarah itu.

“Hatong yang punya sawah, tapi sudah disaderakan ke Ibu Bombong. Lalu (sawah itu) mau diambil kembali, tapi dia (Hatong, red) belum mengembalikan uang (sandera),” ucap perempuan yang mengaku Bombong sembari memegangi tubuh korban.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Abustam yang dikonfirmasi sebelumnya mebenarkan peristiwa tersebut. Namun ia mengaku belum bisa memerikan keterangan lebih jauh.

“Sudah ada laporannya, sementara kami selidiki,” singkatnya.(**)

 

 

Komentar