RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Harga biji kakao di kabupaten Bulukumba, Sulawasi Selatan mengalami kerosotan (turun) padahal sebelumnya sempat naik drastis.
Harmi 54 petani asal Kecamatan Gantarang kepada wartawan mengaku harga biji kakao pekan lalu sempat naik kisaran Rp80 ribu perkilogram kondisi basah baru dipetik, namun Senin 24 Juni 2024 langsung turun menjadi Rp60 ribu perkilogram.
” Minggu lalu saya dari kebun petik buah kakao pas bijinya saya pisahkan singgah pedagang keliling harganya masih Rp80 ribu pas tadi lagi saya jual sudah turun,” kata Harmi.
Menurut Harmi untuk biji kakao kering patah dulunya Rp140 / kilogram dan pekan ini sudah turun jadi Rp120/ kilogram.
” Saya tidak tau juga apa alasanya turun tidak sampat tanyakan,” ujarnya.
Sementara Supriadi pedangan biji kakao keliling membenarkan akan turunnya harga biji kakao.
Penurunan harga biji kakao ini menurut Supriadi karena harga jual ke pedagang besar juga mengalami penurunan. ***






