Polisi Sebut Tewasnya Pengusaha Air Galon Di Bulukumba Murni Bunuh Diri 

Irwan Syah
Ketfo: jenazah korban gantung diri di desa Taccorong saat dievakuasi oleh pihak keluarga ke rumah duka di Ela-ela kecamatan Ujung Bulu

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Kepolisian polres Bulukumba menyebut kematian dari Adis 29 warga kelurahan Ela-ela, kecamatan Ujung Bulu murni karena bunuh diri.

Pejabat Sementara Kasat Reskrim Polres Bulukumba Inspektur Satu (Iptu) Andi Umar Nur yang dikonfirmasi wartawan di Mapolres Bulukumba Selasa 20 Agustus 2024 mengatakan kalau pihak keluarga korban telah menerima kematian dari almarhum Adis murni karena bunuh diri.

” Dari pemeriksaan saksi dan tempat kejadian perkara (TKP) tidak ada unsur kekerasan terhadap korban memang murni bunuh diri,” Kata Andi Umar Nur.

Menurut Andi Umar Nur orang tua korban telah sepakat untuk tidak melakukan visum maupun atopsi terhadap jenazah korban ini dibenarkan dengan surat pernyataan penolakan yang ditandatangani oleh orang tua korban.

Andi Umar menyebut dari keterangan beberapa saksi termasuk orang tua korban kalau korban menderita penyakit non medis.

“Almarhum ada penyakit non medis, ini sesuai keterangan dari kerabatnya,” Kata Andi Nur.

Sementara itu kepala Desa Taccorong dimana korban ditemukan tewas gantung diri menyebut kalau jenazah korban telah dimakamkan di desa Taccorong.

” Almarhum bukan warga Taccorong, tapi warga Ela-ela kecamatan ujung Bulu, namun dikebumikan di Desa Taccorong kecamatan Gantarang,” Kata Jamri kepala Desa Taccorong kepada wartawan.

Diberitakan sebelumnya Adis 28 pengusaha air Galong warga Ela-era, kecamatan Ujung Bulu ditemukan tewas gantung diri ditempat usahanya dusun Ukke,e desa Taccorong, kecamatan Gantarang, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan Minggu 18 Agustus 2024 sekitar pukul 16:30 wita.

Akbar kerabat korban yang ditemui di lokasi kejadian membenarkan peristiwa tersebut.

” Iye sepupuh saya ditemukan gantung diri menggunakan tali di dalam tempat usaha air Galongnya baru-baru,” Kata Akbar.

Menurut Akbar kalau pihak keluarga merasa tidak percaya dengan kejadian ini karena korban diketahui tidak memiliki masalah pribadi maupun yang lainya.

Menurut Akbar kalau korban ditemukan meninggal di ruko tempat usaha air galong miliknya oleh salah seorang warga.

Sementara itu informasi lainya yang ditemukan di lokasi kejadian menyebutkan kalau korban pertama kalinya ditemukan oleh Tuo yang diketahui adalah pekerja di tempat usahanya.

Bahkan sebelum meninggal korban diketahui telah menulis surat wasiat. Namun belum diketahui apa isi dari surat wasiat tersebut.

Diketahui korban masih berstatus anak muda dan belum berkeluarga.

” Anak muda belum ada istrinya, rapi ini anak mandiri ada usaha sendirinya yakni air Galong,” Kata salah seorang warga.

Saat ini jenazah korban telah dibawa ke rumah duka di Ela-ela kecamatan Ujung Bulu.***