Daerah  

Terkait Keluhan Baju Batik Sekolah, Humas Pemkab Bulukumba: Baru Kali ini Terjadi

Irwan Syah
kasubag humas dan kerjasama pers pemkab bulukumba andi ayatullah ahmad 4t
Andi Ayatullah Ahmad

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Humas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bulukumba memberikan klarifikasi terkait keluhan salah satu orang tua siswa di SMP Negeri 1 Bulukumba.

Mereka mengeluhkan hal itu di sosial media karena menilai bahwa baju batik sekolah tidak berkualitas.

Kabid Humas Diskominfo, Andi Ayatullah Ahmad, menegaskan bahwa pengadaan baju batik di sekolah tersebut telah berjalan sejak tahun lalu dengan kualitas yang sama.

Menurutnya harga pengadaan itu ditetapkan sesuai kesepakatan pihak komite sekolah bersama orang tua siswa.

“Pihak komite sekolah bersama orang tua siswa sudah menyepakati harga baju batik sebesar Rp100 ribu,” katanya.

Lebih jauh Andi Ullah, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa pengadaan merupakan harga paling rendah yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua siswa.

Ia juga menegaskan bahwa pengadaan baju batik tidak bersifat memaksa.

“Orang tua tidak diwajibkan membeli baju batik baru jika merasa tidak mampu. Mereka diperbolehkan menggunakan baju batik lama dari anggota keluarga yang lain,” tambahnya.

Menanggapi keluhan mengenai kualitas baju batik yang dianggap tidak sesuai harapan, Andi Ayatullah menyarankan agar orang tua segera melaporkan jika terdapat baju yang rusak setelah pembelian.

“Jika ada baju baru yang tiba-tiba rusak, silakan minta ganti. Kami kira pengadaan baju ini sudah berjalan bertahun-tahun, dan kalau ada masalah dengan kualitas, bisa langsung dikomplain ke tempat membeli,” tegasnya.***