RUBRIK.co.id, BULUKUMBA- Video viral yang berdurasi 33 detik di media sosial yang mempertontonkan penganiayaan terhadap salah seorang siswa oleh guru di MAN 1 Bulukumba terus menjadi perbincangan masyakarat kamis 6 Februari 2025.
Menanggapi hal itu Haeruddin guru PKN MAN 1 Bulukumba yang ada dalam video tersebut akhirnya angkat bicara.
Melalui telpon selulernya Haeruddin membantah adanya dugaan penganiyaan yang dilakukan oleh dirinya dalam video viral yang tersebar luas di media sosial.
” Kejadiannya tidak seperti itu, saya dan beberapa orang dalam video itu tidak melakukan penganiayaan seperti yang diberitakan di sejumlah media sosial,” Katanya.
Haeruddin menjelaskan kronologi kejadian berawal saat siswa yang ada didalam video tersebut dalam kondisi mabuk dan sempat memukul teman sekolahnya usai memukul dirinya sempat lari keluar kawasan sekolah sehingga dirinya mengejar keluar dan hendak membawa kembali masuk siswa tersebut ke sekolah.
Ditambahkan Haeruddin saat hendak mengamankan siswa tersebut masuk ke dalam sekolah yang bersangkutan mengamuk sehingga dirinya bersama dengan beberapa orang mencoba mendorong tubuh siswa untuk bisa kembali masuk ke sekolah.
” Tidak pernah saya memukul siswa saya hanya mendorong badanya untuk bisa masuk ke dalam lingkungan sekolah namun siswa itu mengamuk tidak mau dan menolak untuk masuk ke sekolah,” Kata Haeruddin.
Haeruddin mengatakan kalau dirinya mendorong siswa itu masuk dengan tujuan nantinya setelah di dalam pihak sekolah bisa meminta bantuan pihak kepolisian untuk meredam kejadian ini.
” Ada korbannya itu siswa temanya sendiri yang dianiaya dan harus mendapatkan pelayanan medis,” Ujarnya.
Viralnya video tersebut adanya seorang siswi MTs yang merekam kejadian yang dan memposting di media sosial padahal tidak tau jelas pokok masalahnya,” Ujar Haeruddin.
” Sekali lagi saya sampaikan apa isi video berbeda dengan yang terjadi sebenarnya jadi tidak ada sama sekali penganiayaan yang ada saya hanya mencoba agar siswa saya tersebut bisa kembali masuk di sekolah,” Tegasnya.
Diberitakan sebuah video berdurasi 33 detik yang memperlihatkan seorang guru memukul siswanya viral di media sosial, Kamis, 6 Februari 2025. Peristiwa itu diketahui terjadi di depan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bulukumba, Kelurahan Tanete, Kecamatan Bulukumpa.
Dalam video tersebut, seorang siswa yang tidak mengenakan baju tampak diseret dan dipukul oleh seorang guru di hadapan banyak orang.
Perekam video pun terdengar mengungkapkan kemarahannya.
“Kenapa ada guru begitu? Digesokki (dipukulki), kurang ajar,” kata perekam.
Dikonfirmasi terpisah, kerabat korban, Andi Yayat, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, ponakannya tidak hanya dipukul oleh satu guru, tetapi beberapa guru. Salah satu yang paling terlihat dalam video adalah seorang guru bernama Khaeruddin.
“Saya lupa juga siapa nama lengkapnya. Tapi ada beberapa guru yang ikut memukul,” ujar Yayat.
Ia menjelaskan bahwa kejadian ini bermula saat ponakannya terlibat perkelahian dengan siswa lain. Bukannya melerai, para guru justru ikut melakukan tindakan kekerasan terhadapnya.
“Kami sangat menyayangkan tindakan ini. Seharusnya guru menjadi penengah, bukan malah ikut memukul,” tambahnya.
Menanggapi kasus ini, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Bulukumba, Aspiadi, menyatakan pihaknya sedang melakukan penelusuran terhadap dugaan pemukulan tersebut.
“Kami turun langsung ke lokasi kejadian untuk mengecek langsung penyebab dan kronologi insiden ini,” kata Aspiadi.***






