RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Hujan deras belakangan ini kerap terjadi kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan dan sekitarhya. Pasalnya, sejumlah wilayah di Indonesia telah memasuki musim penghujan, tak terkecuali Bulukumba Rabu 9 April 2025.
Kondisi ini menimbulkan banyak kejadian tak terduga, seperti pohon tumbang yang bisa saja menimpa pengendara sepeda motor maupun mobil.
Guna mengantisipasi risiko tersebut, warga Bulukumba diimbau untuk selalu waspada dan lebih berhati-hati ancaman pohon tumbang, akibat tiupan angin kencang. Terlebih, diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon yang rimbun saat hujan disertai angin kencang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bulukumba Andi Hasbullah mengungkapkan saat ini, masyarakat harus waspada akan cuaca ekstrim. Tetap fokus dan berhati-hati saat berkendara ketika melintas di bawah tiang listrik, tiang rambu lalu lintas, hingga billboard. Selain itu, waspada akan pohon tumbang saat berkendara, berhentilah sejenak di tempat yang aman ketika hujan.
“Ada baiknya berteduh didalam ruangan, hindari pohon rimbun atau besar, jauhi tiang listrik hingga hindari lapangan terbuka” Kata Andi Hasbullah.
Menurut Andi Hasbullah masih banyak masyarakat yang menganggap berteduh di bawah pohon dapat terlindungi dari hujan yang turun. Sedangkan tidak pernah tahu bagaimana petir menyambar, curah hujan apalagi disertai angin yang kencang. Pasalnya, sambaran petir dapat menimbulkan efek bahaya pada tubuh, tak sedikit korban meninggal dunia karena tersambar petir,” paparnya.
Ia pun menyatakan, ada beberapa cara untuk menghindari risiko-risiko merugikan dari fenomena alam seperti pohon tumbang.
“Zaman sekarang sudah modern, kita bisa memantau kondisi dan cuaca dari smartphone. Bila memang situasinya dikabarkan akan ada hujan lebat dan potensi angin kencang, lebih baik tunda perjalanan tersebut. Ini kita bicara dari sisi safety, artinya lebih ke pencegahan,” ujar Andi Hasbullah.
Apalagi bila berurusan dengan objek yang terjatuh dan tak terduga, bisa saja bukan hanya pohon, tetapi tiang listrik atau pun billboard yang terpasang di pinggir jalan. Namun, bila kondisi terjadi ketika di tengah perjalanan dan disertai angin kencang, bagi pemotor disarankan untuk tidak melanjutkan perjalanan dan segera mencari lokasi berteduh yang aman.
“Kemudian bagi pengendara mobil, dituntut agar lebih fokus dan meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan. Tidak hanya pada sisi depan, samping dan belakang, namun juga ancaman dari atas,” tegasnya.
Meski secara tingkat fatalitas lebih berpotensi ke pengendara motor, namun bukan berarti pengguna mobil juga terjamin keselamatannya.
Sebagai informasi, jika masyarakat melihat ada pohon yang cukup rimbun dan rawan, diharapkan segera melapor melalui kelurahan terdekat. ***






