RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Kasus dugaan keterlibatan oknum pegawai lapas kelas II A kabupaten Bulukumba dalam kasus narkoba menjadi tamparan keras bagi kalapas baru dan jajaranya.
AR oknum sipir (pegawai) lapas yang diciduk satuan res narkoba polres Bulukumba selasa sore kemarin menjadi tranding topik pembicaraan di kalangan masyarakat bulukumba mulai warung kopi lebih-lebih di media sosial.
Sejumlah warga bahkan sangat menyesalkan adanya kejadian seorang oknum yang seharusnya bisa memberikan contoh yang baik masyarakat utamanya para narapidana namun sebaliknya mencoreng dan merusak citra lapas itu sendiri.
Menanggapi persoalan yang saat ini menerpa kepala lembaga pemasyarakatan (kalapas) kabupaten Bulukumba Akbar Amnur ikut prihatin dan sangat menyesalkan kejadian yang menimpa oknum pegawainya.
” Saya baru menjabat sebagai kalapas di Bulukumba tapi ini adalah tamparan keras bagi saya selalu pucuk pimpinan di lapas dan juga bagi sistem pemasyarakatan secara menyeluruh,” Kata Akbar Amnur.
Namun Akbar Amnur kejadian yang menimpa seorang oknum pegawai lapas akan menjadi titik balik untuk memperkuat komitmen dalam menjaga integritas lembaga, terutama terkait pemberantasan narkotika yang kian mengkhawatirkan.
Dirinya berharap agar kejadian yang menimpa lapas yang dipimpinya akan ke depan akan menjadi bahan renungan dan mengingatkan kepada semua pihak atas bahaya narkoba.
Akbar Anmur menekankan bahwa dugaan keterlibatan AR dalam kasus narkoba tidak terkait langsung dengan aktivitas di dalam Lapas. Ia menegaskan, sampai saat ini, tidak ditemukan indikasi bahwa tindakan AR berhubungan dengan jaringannya di dalam lembaga.
” Yang bersangkutan di tangkap diluar bukan di dalam sehingga dan kami melakukan pengamanan di dalam lapas itu sendiri,” Ucapnya.
Bahkan sejak awal dan setelah kejadian ini dirinya telah memberikan penekanan bagi para pegawai lapas siapapun itu untuk macam-macam dengan persoalan narkoba karena kalau ini terbukti maka ada tindakan tegas akan dilakukan terhadap oknum tersebut.
Selaku pimpinan dirinya mengingatkan semua pegawai lapas untuk mencoba terlibat dalam kasus narkoba dan bahaya yang ditimbulkan.
Namun dengan sikap tegas, terbuka, dan penuh komitmen seperti yang ditunjukkan lapas Bulukumba, harapan akan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas tetap bisa terjaga.***






