RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Pemerintah Desa Bontonyeleng kecanatan Gantarang menggelar Musyawarah Desa (Musdes) ketahanan pangan Nasional khusus untuk membahas program ketahanan pangan tahun ini Senin 26 Mei 2025.
Adapun agenda utama dalam musyawarah tersebut adalah menentukan siapa yang akan menjadi pengelola program, apakah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).
Musdes ini dihadiri oleh jajaran pemerintah desa, Babinsa, Gapoktan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, pendamping desa,pengurus BUMDes. Diskusi berlangsung dinamis dengan mempertimbangkan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan program yang bertujuan meningkatkan ketersediaan pangan lokal.
Ketua BPD Desa Bontonyeleng Ahmad menyampaikan pentingnya kejelasan pengelola agar program ketahanan pangan berjalan optimal dan tepat sasaran.
“kami ingin memastikan bahwa program ini tidak hanya berjalan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, pengelolanya harus punya kapasitas dan akuntabilitas,” ujar Ahmad.
Sementara itu kepala desa Bontonyeleng Andi Mauragawali mengatakan kalau program ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas utama desa untuk menghadapi tantangan ekonomi dan memperkuat kemandirian masyarakat. Keputusan akhir terkait pengelola akan ditetapkan setelah mempertimbangkan masukan dari seluruh peserta musyawarah.
Dengan digelarnya Musdes khusus ini, Desa Bontonyeleng menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pembangunan yang partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan warga.***






