RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Pelaku pencurian kembali beraksi di desa Palambarae, kecamatan Gantarang kios penyimpanan hasil bumi dibobol pelaku sekitar pukul 23:00 wita rabu malam 28 mei 2025.
Banggu (67) pemilik kios yang dikonfirmasi wartawan kamis malam 29 Mei 2025 membenarkan kejadian pencurian tersebut.
” Benar iye kios yang ada di depan rumah saya bobol pencuri,” Ujarnya.
Pelaku masuk dengan cara mencungkil pintu depan kios kemudian masuk kedalam dan mengambil puluhan kilogram biji kakao yang sudah kering.
Usai mengambil biji kakao pelaku kemudian menutup kembali kios untuk menghilangkan jejak. Kejadian ini baru diketahui korban saat dirinya terbangun dini hari dan melihat kios miliknya sudah rusak.
” Saya tidur sekitar pukul 22:00 malam, saya yakin pelaku melakukan aksinya setelah mengetahui situasi sepi dan kemudian beraksi,” Ujar Banggu.
Akibat pencurian ini korban mengaku mengalami kerugian sampai jutaan rupiah apalagi saat ini harga biji kakao sangat mahal.
Banggu mengaku tidak melaporkan kejadian ini ke polisi namun dirinya mengaku telah melaporkan ke babinsa, pemerintah dusun.
Dirinya berharap agar pemerintah tidak tinggal diam dengan situasi keamanan yang saat ini sudah sangat rawan pencurian di desa Palambarae.
” Tahun ini saja sudah banyak kasus pencurian di desa Palambarae namun belum ada satupun yang berhasil diungkap,” Katanya.
Dari data yang dikumpulkan wartawan dari awal tahun angka kasus pencurian di desa Palambarae terbilang paling banyak dari sekian desa yang ada di kecamatan Gantarang namun belum ada satupun yang diungkap.
Kasus pencurian yang terjadi di desa Palambarae diantaranya kasus pencurian sepeda motor, mesin air masjid sampai milik kepala dusun tidak sampai disitu kasus pencurian ternak ayam potong milik warga Kirasa desa Palambarae yang sebelumnya sempat viral dengan rekaman CCTV milik korban namun belum juga terungkap.
Ferdi salah seorang tokoh pemuda desa Palambarae mengaku kalau kondisi keamanan di kampungnya sudah sangat meresahkan warga karena hampir setiap bulan selama tahun 2025 terjadi kasus pencurian.
” Sudah banyak kasus di desa saya Palambarae dan ada yang sudah dilaporkan namun belum juga bisa diungkap,” Ujar Ferdi.
Aktivis Bulukumba ini meminta agar kepolisian baik polsek Gantarang maupun polres Bulukumba memberikan jaminan keamanan bagi warga Palambarae.
Maraknya kasus pencurian di desanya sudah menjadi momok menakutkan bagi warga apalagi saat rumah ditinggal dalam kondisi kosong.
” Saya meminta kapolres Bulukumba yang baru bapak Restu Wijayanto menindak lanjuti keresahan warga Palambarae dengan mengungkap para pelaku pencurian,” Ujarnya.
Dirinya menyakini dengan kapolres dan kasat reskrim yang baru bisa mengungkap semua kasus pencurian yang terjadi di desa Palambarae dari Januari sampai bulan ini. ***






