Daerah  

Pintu Air Bandungan Bontonyeleng Diduga Disabotase, Petani Ancam Lapor Polisi

Irwan Rubrik
Ketfo: Kepala desa Bontonyeleng Andi Mauragawali bersama petani saat berada di pintu air Bontonyeleng

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Pintu air irigasi utama di Bandungan Bontonyeleng, Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gantarang, diduga sengaja disabotase oleh oknum tak dikenal. Akibatnya, aliran air dari Sungai Bijawang yang menjadi sumber utama perairan sawah di Desa Bontonyeleng dan Desa Palambarae kerap terhenti, meski saat musim hujan.

Kondisi ini membuat para petani resah, karena lahan pertanian yang sudah mulai digarap justru kesulitan mendapatkan pasokan air.

Hasil penelusuran warga dan pemerintah desa menemukan bahwa pintu air tersebut dalam kondisi tertutup. Ironisnya, kejadian ini bukan kali pertama terjadi. Masyarakat menduga ada pihak yang sengaja melakukan penutupan untuk tujuan tertentu.

Kepala Desa Bontonyeleng, Andi Baso Mauragawali AS, atau yang akrab disapa Opu, mengaku geram atas kejadian ini.

“Ini sangat merugikan masyarakat, terutama para petani. Kalau dibiarkan, dampaknya bisa sangat besar terhadap produksi pertanian. Kami akan membawa kasus ini ke pihak berwajib,” tegas Opu, Rabu 12 Juni 2025.

Ia menegaskan bahwa tindakan sabotase terhadap fasilitas umum seperti irigasi merupakan perbuatan tercela yang tidak bisa ditoleransi.

“Air adalah sumber kehidupan bagi petani. Jangan main-main dengan kepentingan orang banyak,” tambahnya.

Rencananya, pihak pemerintah desa bersama perwakilan petani akan segera melaporkan kejadian ini ke kepolisian untuk diusut tuntas dan pelaku bisa diproses hukum.***