Daerah  

Ribuan Pelanggan PDAM di Bulukumba Krisis Air Bersih

Irwan Rubrik
Ketfo: Salah satu pipa PDAM yang ada di kecamatan Bulukumpa, kabupaten Bulukumba yang putus akibat banjir

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Ribuan pelanggan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) di kabupaten Bulukumba, Sulawesi selatan terancam krisis air bersih. Sabtu 5 Juli 2025.

Informasi yang didapatkan rubrik.co.id mengatakan kalau salah satu pipa induk PDAM yang ada di Na’na ,kelurahan Borong Rappoa, kecamatan Kindang , kabupaten Bulukumba rusak akibat hanyut terbawa arus banjir.

Arifuddin petugas PDAM wilayah Gantarang dan Kindang mengatakan kalau pipa induk yang ada di Na’na hanyut terbawa arus air sungai menyebabkan aliran air terputus.

Menurut Pudding, sapaan akrab Arifuddin kalau sebelum hanyut aliran air PDAM dari Na’na sudah terputus karena mogoknya pegawai yang menjaga pintu utama.

“Sudah lama memang tidak mengalir air PDAM dari sana, karena aliran induk sudah tertutup sampah, dan pegawai mogok kerja,” Katanya.

Mogoknya pegawai pintu induk PDAM di wilayah Na’na dikarenakan diduga belum menerima gaji selama beberapa bulan lamanya.

Akibat tidak mengalirnya air PDAM dari Na’na kecamatan Kindang berdampak pada belasan desa krisis air bersih.

Desa yang terdampak diantaranya desa Garantungan,Benteng Palioi, Dampang, Bukit Harapan, Bontonyeleng, sampai wilayah kecamatan Ujung bulu.

Bukan hanya di wilayah Gantarang dan Kindang warga krisis air bersih, namun sejumlah desa di kecamatan Bulukumpa juga akan terdampak krisis air bersih dikarenakan pipa PDAM juga ikut hanyut terbawa air luapan.

“Saya baru dapat laporan dan video dari petugas PDAM wilayah Tanete, sejumlah pipa induk hanyut di sungai,” Kata Pudding.

Sementara itu Hasdi pelanggan PDAM yang ada di dusun Paobecenge, desa Bontonyeleng, kecamatan Gantarang mengatakan kalau sudah beberapa bulan air tidak mengalir.

“Air PDAM di rumah saya sudah beberapa bulan lalu sampai sekarang tidak mengalir tidak tau apa masalahnya,” Kata Hasdi, Sabtu 5 Juli 2025.

Menurut Hasdi air PDAM yang ada di wilayahnya memang selama ini kerap tidak mengalir dan tidak ada pemberitahuan dari petugas.

Dia berharap agar air bisa segera mengalir, karena stok air bersih yang biasanya diambil dari sumur tradisional yang ada belakang rumahnya sudah keruh akibat bercampur dengan air hujan.***