TNI Polri Ikut Pembersihan Sedimentasi Di Bendungan Induk 

Irwan Rubrik
Personel TNI dan Polri bersama warga membersihkan sedimentasi di Bendungan Induk Sungai Bijawang.
Ketfo: Anggota TNI dan Polri bersama ratusan petani saat melakukan pembersihan sedimentasi di bendungan induk Bontonyeleng, desa Bukit Harapan , kecamatan Gantarang

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Kerja bakti pembersihan sedimentasi di bendungan induk masih berlanjut, ratusan petani kembali turun ke sungai Bijawang,Desa Bukit Harapan, kecamatan Gantarang, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan berlanjut, Rabu 9 juli 2025.

Dari pantauan wartawan di lokasi bendungan induk ratusan petani dari desa Bontonyeleng dan lima orang dari desa Palambarae berjibaku menggunakan alat seadanya untuk mengeruk batu kerikil, serta pasir dan sampah yang menutupi aliran irigasi induk.

Sinergi TNI-Polri dan Petani di Bendungan Induk

Bukan hanya petani bahkan anggota TNI dari Kodim 1411 dan Polres Bulukumba yang bertugas sebagai Babinsa dan Bhabinkamtibmas desa Bontonyeleng dan Palambarae juga ikut terjung bersama warga.

Babinsa desa Bontonyeleng Serda Syamsul Bahari bersama bhabinkamtibmas Aipda Ahmadi Usman bersama Babinsa desa Palambarae Serda Muh Aswan serta Bhabinkamtibmas desa Bukit Harapan Aipda Ambo Lallo.

Kepada wartawan petani mengaku kalau kerja bakti pengerukan bendungan induk akan berlanjut pada dan minggu pekan ini.

“Masih banyak sedimentasi yang mau dibersihkan, proses lambat karena kami cuman pakai alat manual,” Ujar Arifin patani asal Bontonyeleng.

Petani Harapkan Bantuan Alat Berat Pemerintah

Petani berharap ada bantuan alat berat dari pemerintah kabupaten untuk melakukan pengerukan bendungan induk.

Kepala desa Bontonyeleng Andi Mauragawali mengaku menerima laporan dari warga Bontonyeleng kalau hanya beberapa orang warga desa Palambarae yang datang kerja bakti.

“Harusnya ini petani dari desa Palambarae tidak malas ikut kerja bakti pembersihan di bendungan induk karena air juga untuk petani disana,” kata Opu sapaan akrab kades Bontonyeleng.

Opu meminta kepada kepala desa Palambarae agar para kegiatan kerja bakti nantinya bisa mengerahkan warganya khusus petani untuk kerja bakti di bendungan induk .

“Tadi saya dengar yang hadir petani dari Palambarae cuman 5 orang kemarin 6 orang,”tutup Opu.***