RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Juandy Tandean resmi cabut laporan di Mapolres Bulukumba terkait kasus utang piutang.
Informasi yang dihimpun rubrik.co.id mengatakan kalau JT sapaan akrab Juandy Tandean telah mencabut laporan terhadap Anhar Sakti yang juga merupakan anggota DPRD Bulukumba yang dilaporkan dalam kasus utang piutang.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba Iptu Muh Ali melalui kepala unit (Kanit) Pidana Umum (Pidum) Ipda Subhan membenarkan kalau Juandy Tandean (JT) sudah mencabut laporan polisi terhadap Anhar Sakti.
“Sudah dicabut laporannya beberapa hari lalu , sehingga dengan sendirinya kasus ini telah selesai,” kata Subhan.
Ditambahkan Subhan kalau kasus utang piutang yang melibatkan JT dan Anhar Sakti berakhir setelah pihak terlapor telah mengembalikan uang Rp20 juta yang dipinjam dari pelapor.
Kasus Utang Piutang Berakhir Damai
Sebelumnya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba dari partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Anhar Sakti di polisikan oleh sesamanya wakil rakyat terkait utang piutang.
Anhar Sakti dilaporkan oleh Juandy Tandean (JT) yang juga anggota DPRD kabupaten Bulukumba dari partai Golongan Karya (Golkar).
Kepada rubrik.co.id, JT sapaan akrab Juandy Tandean mengaku sudah kesal dan habis kesabaran usai tidak ada niat dari Anhar Sakti setiap kali ditagih utang , namun tidak pernah ditanggapi oleh yang bersangkutan.
JT menceritakan awal mula utang piutang tersebut pada 26 Juni 2024, saat Anhar meminjam uang Rp20 juta untuk keperluan perjalanan dinas. Anhar berjanji akan mengembalikan uang tersebut sebulan kemudian, tepatnya 26 Juli 2024 lalu.
” Tapi sampai hari ini, belum ada itikad baik untuk melunasi. Janjinya cuma omong kosong,” kata Juandy kepada Sabtu, 12 Juli 2025.
Kronologi Laporan Polisi Juandy Tandean
Merasa ditipu, Juandy akhirnya melaporkan Anhar ke Polres Bulukumba sejak Februari 2025. Laporan tersebut tercatat dengan nomor STTLP/B/337/VI/2025/SPKT/POLRES BULUKUMBA/POLDA SULAWESI SELATAN.
Namun upaya itu belum menuai progres. Kasus ini belum membuahkan hasil.
“Saya sudah lapor resmi ke polisi, tapi belum ada perkembangan berarti. Uang saya belum kembali, malah dia seolah tak peduli,” lanjut Juandy.
Anhar Sakti yang berupaya dikonfirmasi melalui telfon genggamnya hingga berita ini diterbitkan tidak memberikan tanggapan.***






