Warga Resah, Banyak Rumah Dibobol Maling

Irwan Rubrik
81903 ilustrasi
Ilustrasi pembobolan rumah (foto-int)

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Warga desa Palambarae, kecamatan Gantarang kembali diresahkan dengan maraknya aksi pembobolan rumah kosong selama beberapa hari terkahir.

Anca (50) warga dusun Kurasa, Desa Palambarae mengatakan kalau ada sekitar empat rumah di belakang rumahnya beberapa hari lalu sempat dibobol maling.

” Marak lagi kasus pembobolan rumah, kalau tidak salah ada tiga atau empat rumah warga di dusun Kirasa di bobol maling,” ujarnya.

Ditambahkan Anca kalau dirinya belum mengetahui jelas apa yang hilang di rumah korban, namun kasus pembobolan ini memang sudah sangat meresahkan.

Bukan hanya itu belum selesai kasus pencurian yang dialaminya beberapa bulan lalu yang sempat viral terekam CCTV rumahnya belum terungkap sampai saat ini.

“Para pelaku pencuri ayam potong jualan saya yang terekam CCTV saat pelaku melakukan aksinya belum juga terungkap sampai saat ini,” katanya.

Tidak sampai disitu aksi pencurian juga terjadi di salah satu masjid dekat rumahnya , pelaku berhasil membawa kabur mesin air milik masjid, bahkan mesin air yang ada di rumah salah satu kepala dusun di Palambarae juga raib digasak pencuri.

” Kejadiannya tahun ini, tapi belum ada yang terungkap , saya kuwatir ini jaringan yang sama dengan kasus yang saat ini kembali marak yakni pembobolan rumah,” ujar pengusaha jual beli ayam potong ini.

Sementara itu sebelumnya kasus pembobolan rumah juga terjadi di Desa Paenre Lompoe salah satu kios jualan warga dibobol dan uang Rp19.500.000 untuk biaya resepsi pernikahan anak korban raib.

Bukan hanya itu kasus sama baru-baru ini juga terjadi di dusun Seka, desa Bontonyeleng salah satu rumah warga dibobol maling saat korban sedang berada di kebun memetik cengkeh.

Pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan merusak salah satu pintu belakang rumah korban dan berhasil membawa kabur uang Rp80 juta milik korban.

“Sudah melapor ke polres ditemani bhabinkamtibmas desa Bontonyeleng, tinggal menunggu proses dari kepolisian,” ujar Jusman kadus Seka, desa Bontonyeleng.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba Iptu Muh Ali mengatakan kalau saat ini polisi sementara melakukan penyelidikan atas laporan resmi korban yang masuk di polres Bulukumba.

“Mohon doanya semoga semua kasus pembobolan yang dilaporkan bisa segera terungkap, apabilah ada informasi yang diketahui masyarakat bisa melaporkan langsung ke kami,” ujarnya.

Ali berharap perang serta dari masyarakat untuk melaporkan kalau ada hal-hal yang mencurigakan di wilayahnya masing-masing,” Tutupnya. ***