Desa Bontonyeleng Gelar Pra Musrembang Rumuskan Skala Prioritas Pembagunan

Irwan Rubrik
Musyawarah perencanaan pembangunan Desa Bontonyeleng
Ketfo: Pemerintah Bontonyeleng , kecamatan Gantarang menggelar pra Musrembang

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Pemerintah Desa Bontonyeleng , kecamatan Gantarang, kabupaten Bulukumba menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Pra Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun 2026 serta Daftar Usulan RKPDesa Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat pagi 8 Agustus 2025.

Pra Musrenbang Desa Bontonyeleng Bahas RKPDesa 2026–2027

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Bontonyeleng Andi Mauragawali As beserta Perangkat Desa, Ketua BPD, Pendamping Desa, Penyuluh pertanian m, Kadus , Babinsa , Kepala Puskesmas Bontonyeleng,Koordinator TPP Kecamatan gantarang, Tokoh masyarakat, pemuda, agama, serta kader posyandu, RT/RW serta sejumlah peserta lainya.

Pra Musrenbang resmi dibuka oleh Kepala Desa Bontonyeleng Andi Mauragawali AS mengatakan kalau Pra Musrenbang ini adalah wajib dilakukan untuk menyaring semua masukan akan menjadi rujukan untuk musrembang tanggal 11 Agustus 2025.

Sehingga hasil pada tanggal 11 Agustus nantinya akan menjadi rujukan untuk dibawa ke kecamatan dan selanjutnya hasil dari musrembang dari kecamatan akan di bawa kembali ke musrembang kabupaten.

Menurut Opu sapaan akrab Andi Mauragawali juga memaparkan capaian program-program yang telah dilaksanakan pada tahun 2025. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan draf capaian SDGs Desa, draft kegiatan yang direncanakan berdasarkan pencermatan RPJMDesa tahun ke-6, draft rencana kegiatan RKPDesa tahun 2026, serta draf daftar usulan RKPDesa tahun 2027 yang disampaikan oleh Ketua Tim Penyusun RKPDesa.

Penentuan Skala Prioritas Pembangunan Desa

“Dokumen perencanaan yang kami susun adalah hasil telaah dari data yang ada, evaluasi program tahun sebelumnya, serta masukan langsung dari masyarakat. Ini penting agar pembangunan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan warga,” ujar Andi Mauragawali.

Ketua BPD Desa Bontonyeleng Ahmad menambahkan bahwa forum ini memberi ruang demokratis bagi masyarakat untuk mengajukan kembali program-program yang belum terealisasi di tahun sebelumnya. Selain itu, usulan baru dari warga juga diterima untuk ditelaah lebih lanjut.

“Semua usulan akan ditinjau dari tingkat urgensinya dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa. Kita tetap prioritaskan yang paling berdampak langsung pada masyarakat,” tegasnya.

Akhmad mengatakan Pra-Musrenbang ini juga menjadi ajang konsolidasi awal sebelum pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan. Untuk itu, forum turut membentuk tim delegasi desa yang nantinya akan membawa suara dan prioritas pembangunan Desa Bira ke forum yang lebih tinggi.Delegasi tersebut terdiri dari unsur pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, serta wakil dari lembaga kemasyarakatan yang dipilih secara musyawarah.

Keterlibatan berbagai pihak, Desa Bira menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat secara merata.***